Cabor Senam Sumut Dapat Dua Nomor Pertandingan saat PON Papua

Lima atlet yang adalah Imam Aulia Fansyuri Hutagalung dan Thasya Selivia Valentine (senam artistik) dan Tata Miranda Putri Tampubolon (senam ritmix)

Cabor Senam Sumut Dapat Dua Nomor Pertandingan saat PON Papua
TRIBUN MEDAN/HO
SEORANG atlet senam melakukan latihan mandiri di rumah semasa pandemi Corona.

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Cabang olahraga (cabor) senam mendapat dua nomor pertandingan dalam PON 2020 di Papua.

Dua nomor pertandingan itu yakni senam artistik dan senam ritmix.

Pengawas Pendamping (Wasping) cabor Senam Syahril mengatakan dari dua nomor pertandingan itu, ada tiga orang atlet yang terdiri dari dua nomor pertandingan.

Atlet tersebut adalah Imam Aulia Fansyuri Hutagalung dan Thasya Selivia Valentine untuk nomor pertandingan senam artistik dan Tata Miranda Putri Tampubolon untuk senam ritmix.

Untuk ritmix, katanya, saat latihan para atlet harus menggunakan banyak alat seperti bola, pipa dan gelang.

"Karena itu menggunakan alat, jadi atlet kita yang satu ini sangat susah untuk latihan dengan alat. Makanya saat latihan mandiri lebih fokus ke latihan fisik untuk kelenturan tubuh mereka," terangnya, Selasa (14/4/2020).

Buka Lomba Senam dan Jalan Sehat, Plt Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

Menurut pantauan Syahril, para atlet senam terlihat masih antusias untuk melakukan latihan mandiri selama pandemi dan dari latihan mandiri tersebut diharapkan ketiganya akan meraih prestasi saat ajang empat tahun sekali tersebut (PON) digelar.

"Karena mereka dalam sehari mengirimkan tiga video dan foto saat latihan mandiri. Makanya timbul harapan kita kalau mereka pasti bisa berprestasi," harapnya.

Perlu diingat, kata Syahril, pandemi ini juga terjadi bagi atlet senam yang lain dan mereka juga merasakan hal yang sama.

"Makanya, kita tidak bisa bilang kalau atlet kita akan tertinggal saat melakukan latihan mandiri di rumah," katanya.

Ia juga mengimbau kepada para atlet senam agar mengikuti arahan dan imbauan pemerintah selama pandemi agar mereka tidak terpapar dengan virus asal Wuhan ini.

"Pasti kita ingatkan mereka untuk melakukan sosial distancing. Kalaupun memang diharuskan untuk keluar rumah karena ada hal yang mendesak, silahkan menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan gunakan hand sanitizer," katanya.(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved