Breaking News:

Cegah Penularan Corona, Pemkab Dairi Perpanjang Libur Sekolah

Pemkab Dairi memperpanjang masa libur sekolah, mulai tingkat PAUD, TK, hingga SMP/MTs serta lembaga pendidikan informal.

TRIBUN MEDAN/DEDY
DUA pelajar melakukan aktivitas belajar di rumah dalam masa merebaknya wabah Corona 

Laporan Wartawan Tri bun-Medan / Dohu Lase

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Pemkab Dairi memperpanjang masa libur sekolah, mulai tingkat PAUD, TK, hingga SMP/MTs serta lembaga pendidikan informal, seperti kursus dan bimbel, sampai tanggal 28 April 2020.

Kebijakan ini disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Dairi Nomor 420/1719 tanggal 13 April 2020.

Kabid Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi, Untung Roy Nahampun mengatakan, kebijakan ini menyusul terbitnya Surat Edaran Mendikbud RI Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Covid-19, setelah memperhatikan situasi dan kondisi Kabupaten Dairi.

"Untuk menekan penularan Covid-19 di Kabupaten Dairi," ujar Untung kepada Tribun Medan, Selasa (14/4/2020).

Lebih lanjut, Untung mengatakan, Bupati meminta setiap Kepala Sekolah untuk menugasi guru-guru agar bekerja di rumah dengan surat tugas berisi uraian tugas yang jelas.

Selain itu, sekolah tetap memberikan tugas kepada murid-murid melalui media yang dapat dijangkau murid tanpa menambah beban orang tua.

"Bupati juga meminta sekolah untuk memaksimalkan pengawasan kegiatan belajar siswa di rumah," ujar Untung mengakhiri.

Sementara itu, menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi terbaru tanggal 13 April 2020 pukul 21.00 WIB, jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19 di Dairi 26 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 84, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1, dan positif nol.

Pemkab Dairi juga meminta perantau asal Dairi untuk tidak pulang kampung selama masa pandemi ini. Khusus bagi yang sudah terlanjur pulang kampung, agar mengisolasi mandiri selama 14 hari.

Terhadap seluruh warga Dairi, jika mengalami gejala klinis Covid-19, antara lain batuk, sakit tenggorokan, demam, dan sesak nafas, agar segera melapor/memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan milik pemerintah.

(cr16/tri bun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved