Dampak Pendemi Covid-19 Dikhawatirkan Bisa Lebih Buruk dari Krisis Ekonomi 98

Banyak ekonom yang justru mengkhawatirkan bahwa pandemi Covid-19 ini akan membawa petaka yang lebih buruk dibandingkan dengan depresi besar tahun 1930

Dok. HaloMoney.co.id 4
Ilustrasi 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Banyak ekonom yang justru mengkhawatirkan bahwa pandemi Covid-19 ini akan membawa petaka yang lebih buruk dibandingkan dengan depresi besar tahun 1930.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Benjamin Gunawan mengatakan kalau melihat apa yang terjadi pada krisis tahun 97/98, pada dasarnya krisis pada tahun tersebut lebih dikarenakan oleh krisis moneter yang sifatnya regional.

"Tidak semua negara kala itu mengalami hal yang sama. Namun kondisinya saat ini jauh lebih buruk, di mana semua negara mengalami krisis akibat aktivitas ekonominya terpuruk seiring dengan penyebaran Covid-19," ujarnya, Selasa (14/4/2020).

Virus ini, kata Gunawan, lebih membuat banyak negara memilih melindungi warga dari kemungkinan kematian ketimbang mempertimbangkan masalah keterpurukan ekonomi.

"Pilihan tersebut pada dasarnya dibenarkan, tetapi dampak corona ini bisa menambah beban yang besar bagi ekonomi dalam jangka panjang. Pada sisi yang lain krisis yang tidak tertanggulangi justru membuat masyarakat kian sulit melindungi dirinya dari sebaran covid-19," katanya.

Semua negara saat ini sangat bergantung kepada negara lain. Di saat ekonomi negara lain berkontraksi, maka kita juga berpeluang mengalami kontraksi meskipun dalam kadar yang berbeda.

"Akan tetapi, bagaimana seandainya semua negara di dunia mengalami kontraksi. Termasuk lokomotif ekonomi dunia seperti China dan AS? Jelas ini adalah kemungkinan terburuk yang akan terjadi," katanya.

Jika hal ini terjadi, menurut Gunawan, saat ini kita berhadapan pada masalah yang lebih besar dari krisis 1998 atau 2008.

"Mungkin kombinasi keduanya atau bahkan ada potensi perekonomian dunia akan terpuruk lebih dalam dibandingkan depresi besar tahun 1930 silam. Tentunya kita semua tidak ingin hal buruk terjadi. Tetapi tidak ada satupun negara di dunia ini yang mampu menghindar dari tekanan ekonomi akibat penyebaran covid 19," pungkasnya.

(sep/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved