Breaking News:

Menolak Diisolasi, Dua Karyawan Langsung Dipulangkan dari Taput

Dua pekerja perusahaan Sarulla Operation Limited (SOL) yang mengelola proyek PLTP di Pahae, Kabupaten Taput, menolak diisolasi

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Bupati Taput Nikson Nababan memberikan peenjelasan soal penanganan Covid-19 

Laporan Wartawan Tri bun-Medan, Arjuna Bakkara

TRI BUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Dua pekerja perusahaan Sarulla Operation Limited (SOL) yang mengelola proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Pahae, Kabupaten Tapanuli Utara, menolak diisolasi.

Humas Eksternal SOL, Industan Sitompul, menyampaikan keduanya baru datang dari luar Taput.

"Mereka menolak untuk diisolasi sesuai SOP pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang telah diterapkan SOL bagi warga yang datang dari luar Taput. Mereka terpaksa dipulangkan," kata Hindustan di Taput, Selasa (14/04/2010).

Keduanya merupakan operator "crane" pada konsorsium. Masing-masing warga Medan dan Simalungun.

Keduanya tiba pada Jumat malam 10 April 2020 lalu. Karena menolak diisolasi, keduanya langsung dipulangkan pada keesokan harinya, pada Sabtu (11/4/2020) demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah dan komitmen PLTP Sarulla dalam mencegah penularan Covid-19," kata Sitompul.

Pemkab Taput Siapkan Kuburan

Terpisah, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengambil kebijakan baru.

Pemkab Taput kini mencari lahan dalam luasan minimal satu hektare sebagai lokasi pemakaman korban positif virus corona atau Covid-19 sebagai langkah menyikapi kondisi terburuk dalam pandemi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved