Breaking News:

Ribuan Orang dari Zona Merah Covid-19 Datang ke Samosir

Penduduk di Kabupaten Samosir bertambah selama masa Siaga Darurat Covid-19.

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengecek persiapan penampungan pasien Covid-19 di Ruang RSUD Hadrianus Pangururan. 

Laporan Wartawan Tri bun-Medan, Arjuna Bakkara

TRI BUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Penduduk di Kabupaten Samosir bertambah selama masa Siaga Darurat Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Samosir, dr Nimpan Karokaro menyampaikan jumlah pendatang mencapai 2.395 orang per tanggal 12 April 2020 lalu.

"Jumlah orang yang datang dan tinggal di Samosir sampai kepada angka 2.395 orang," ujar Nimpan di Samosir, Selasa (14/4/2020).

Nimpan menyebut mayoritas para pendatang yang saat ini berada di Samosir berasal dari daerah zona merah dan transmisi Covid-19 seperti Medan dan Pulau Jawa seperti Jakarta dan Bandung.

Menurut dia, ribuan orang tersebut saat ini masih tinggal di Samosir.

Mengantisipasi terjadinya penularan virus, Dinas Kesehatan Samosir melakukan pemantauan hari per hari melalui petugas puskesmas dan bidan desa masing-masing.

"Kekhawatiran kita ada pendatang yang terinfeksi virus Corona, walaupun sampai saat ini dari semuanya belum ada yang menunjukkan gejala," ujar Nimpan.

Nimpan menuturkan, jumlah pendatang sebanyak 2.395 orang tersebut diperoleh dari data di seluruh pintu masuk ke Samosir. Pencatatan dilakukan sejak 23 Maret 2020.

Sejauh ini para pendatang yang berada di Samosir menjalani isolasi mandiri selama 2 minggu.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved