Produktif Saat Wabah Covid-19, FLP Medan Luncurkan Program Tadarus Sastra Online di Bulan Ramadan

Tadarus Sastra Online ini akan diadakan mulai tanggal 27 April - 17 Mei 2020 melalui Grup WhatsApp.

Editor: Salomo Tarigan
HO/tri bun medan
Dokumentasi diskusi penulisan dengan tema penerbitan yang dilakukan oleh FLP Medan beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com Medan - Tadarus erat kegiatannya membaca Al Quran saat bulan Ramadan tiba.

Berbeda dengan tradisi biasanya, Forum Lingkar Pena (FLP) Medan membuat program Tadarus Sastra Online.

Tadarus Sastra Online ini akan diadakan mulai tanggal 27 April - 17 Mei 2020 melalui Grup WhatsApp.

Ketua Umum FLP Medan, Andre Gusli mengungkapkan bahwa awalnya program Tadarus Sastra ini akan dibuat dalam bentuk pertemuan tatap muka.

Namun, mengingat Covid-19 belum berakhir, hingga akhirnya Andre berinisiatif untuk mengubahnya dalam bentuk online.

"Tadarus Sastra ini sebenarnya sebelum pandemi Covid-19 akan dibuat pertemuan secara langsung. Namun pandemi ini masih terjadi, ya kita buat secara online. Tapi ini juga menyikapi pandemi. Jadi ketika bulan Ramadan nanti teman-teman di luar FLP bisa tetap berkegiatan yang bermanfaat," ungkap Andre, Rabu (15/4/202).

Dalam program ini nantinya akan ada empat kelas sastra yaitu Resensi, Opini, Puisi dan Cerpen yang diisi oleh para pemateri yang berkompeten di bidang penulisan.

Di antaranya ada Dewi Chairani, mentor kelas resensi yang tulisannya sudah dimuat berbagai media.

Dewi menuturkan bahwa kegiatan Tadarus Sastra secara online ini merupakan solusi yang tepat untuk tetap belajar walau secara online.

"Mengingat kondisi seperti ini sekarang masih dalam pandemi Covid-19, tidak mungkin lagi dibuat secara offline atau tatap muka. Dulu kami ke sekolah-sekolah, tapi sekarang sekolah kan libur, makanya lebih baik dibuat online. Peserta juga bisa memanfaatkan waktu Ramadan dengan baik dengan latihan menulis," tutur Dewi.

Dalam pemberian materi reseni, Dewi menjelaskan bahwa materi resensi ini penting mengingat materi yang diberikan juga masuk dalam kurikulum mata pelajaran bahasa Indonesia.

"Penting kak, selain kita belajar menilai kualitas sebuah buku, ini juga ada masuk di pelajaran SMA. Banyak juga loh perlombaan resensi dari para penerbit buku. Diharapkan pelatihan ini jadi sarana positif peserta dan bisa mengembangkan bakat menulis," ujarnya.

Tambahnya, Dewi mengungkapakan bahwa setiap kelas yang diikuti ini akan ada jadwal setiap minggunya dari pemateri.

"Biasa ada jadwalnya kak untuk setiap materi yang diberikan. Seminggu itu, dalam minggu pertama kita beri materi dan pada minggu kedua kita lakukan bedah karya, bedah karya ini semacam periksa tugas. Kalau untuk sharing materi ataupun diskusi kita buka selama masa Tadarus Sastra," jelasnya.

Tadarus Sastra secara online ini dapat diikuti oleh seluruh peserta dengan dikenakan biaya Rp 30 ribu per kelasnya dengan mengirimkan biaya pendaftaran ke 741301010058532 atas nama Nurhasanah.

Anggota Polisi Bolos 30 Hari, Aipda Simon Petrus Batubara Dipecat dari Porsonel Polresta Deliserdang

UPDATE BANJIR di Sibiru-biru, Polisi: 3 Korban Hanyut, 1 Orang Belum Ditemukan

Andre menambahkan bahwa hasil dari uang pendaftaran nanti seluruhnya akan didonasikan untuk bantuan dalam penanggulangan Covid-19.

(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved