PSMS Medan

Syaiful Rindu Momen Kejayaan di Piala Kemerdekaan, Pengin Terulang Bersama PSMS di Liga 2

Tak hanya bertekad naikkan PSMS promosi ke Liga 1 musim depan, Syaiful juga mau menyabet gelar juara Liga 2 2020.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PEMAIN PSMS Syaiful Ramadhan (kiri) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Bek Kiri PSMS Medan, Syaiful Ramadhan ingin mengulang masa kejayaan tim Ayam Kinantan pada saat Piala Kemerdekaan 2015 silam.

Pasalnya, saat itu ia berhasil membawa kampiun PSMS menjadi juara Piala Kemerdekaan.

"Aku ingin mengulang saat masa Piala Kemerdekaan kemarin. Itu momen yang paling berkesan buatku bisa membawa PSMS juara. Itu juga prestasi yang paling bagus dalam karirku selama main," kata Syaiful saat menceritakan momen berkesannya selama bermain sepak bola, Rabu (15/4/2020).

Pemain berusia 31 tahun ini sangat berhasrat membawa tim Ayam Kinantan kembali juara pada Liga 2 musim ini.

Tak hanya bertekad naikkan PSMS promosi ke Liga 1 musim depan, ia juga mau menyabet gelar juara Liga 2 2020.

Mantan Pemain Persis Solo ini yakin PSMS bisa juara lantaran dihuni pemain berkualitas pada musim ini.

Selain itu, masih ada juga pemain yang bersamanya masih satu tim seperti Legimin Rahardjo.

"Semoga semangat itu bisa membawa kita tampil bagus di Liga 2 musim ini dan bisa kembali ke Liga 1 tahun ke depan. Tapi dari itu semua, kita berdoa bersama-sama agar Virus Corona ini berakhir dan bersaing kembali memulai seperti semula," ungkapnya.

Syaiful juga merindukan momen berkumpul bersama rekannya yang membawa PSMS juara.

PSMS Masih Ngotot Kompetisi Tetap Digelar Musim Ini, Begini Alasannya

Adapun pemain tim Ayam Kinantan kala itu dihuni seperti Aldino Herdianto, Wijay, Wiganda Pradika, Erwin Ramdani, Tambun Naibaho, Suhandi, Tri Yudha Handoko dan lainnya.

"Sekarang yang masih satu tim sama Bang Legimin lah. Terus kemarin juga sempat masih ada Fiwi. Sama pelatih fisik Ardi Nusri juga masih sama di PSMS musim ini. Kalau yang lain sudah pindah ke klub. Rindu juga dengan mereka," pungkasnya.

Sebelumnya PSMS hanya pernah menjadi juara di turnamen pra-musim bertajuk Piala Emas Bang Yos (PEBY) sebanyak tiga kali (Februari 2005, Desember 2005 dan Desember 2006).

Kemudian prestasi PSMS banyak diraih saat era Perserikatan tahun 80-an. PSMS terbaik di liga kasta tertinggi (Liga 1) hanya menjadi runner-up pada 2007 lalu, yang kala itu masih bernama Divisi Utama.(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved