Breaking News:

Kecelakaan Kerja di Tanjung Morawa

TERNYATA Korban Sempat Tertimpa Beban 3 Ton, Polisi Selidiki Kasus Kematian Dua Pekerja PT Kedaung

Korban ketimpa gerbong lher tempering. Pas jatuh itu yang tiga lainnya sempat lari tapi yang dua orang langsung terjepit dan tertimpa.

TRIBUN MEDAN/INDRA
DUA jenazah pekerja PT Kedaung Medan saat hendak dibawa dari rumah sakit Grand Med Lubukpakam ke rumah duka, Kamis (16/4/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus kematian pekerja di perusahaan PT Kedaung Medan yang berada di Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Ada dua orang pekerja yang tewas karena dugaan kecelakaan kerja, masing-masing Supriono warga Desa Buntu Bedimbar dan Sukarman warga Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin menyebut pihak kepolisian sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dijelaskan kalau pihaknya sudah mempelajari dan akan segera disimpulkan apa penyebab kematian.

"Untuk sementara ya itu lah dugaan kita karena kecelakaan kerja. Namun pemeriksaan selanjutnya nantilah memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau memang kecelakaan kerja. Dugaan sementara kita nilai kecelakaan kerja,"kata Sawangin Kamis, (16/4/2020).

Ia mengakui kalau pihaknya sampai Kamis sore belum ada memanggil untuk memeriksa pihak perusahaan.

Namun demikian hal itu disebut akan dilakukan ke depannya.

PERUSAHAAN Bungkam, 2 Karyawannya Tewas dalam Kecelakaan Kerja, Satpam PT Kedaung Larang Wartawan

Disebutkannya, kalau pada saat ini pihaknya masih terus menyelidiki.

"Karena kejatuhan dari atas makanya tertimpa,"kata Sawangin.

Informasi yang dikumpulkan dari pekerja PT Kedaung Medan pada saat kejadian kedua korban sedang bekerja dalam satu tim bersama tiga orang rekan yang lain. 

amun pada saat ada kejatuhan yang tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri.

"Kalau kami bilangnya korban ketimpa gerbong lher tempering. Pas jatuh itu yang tiga lainnya itu sempat lari tapi yang dua orang ini langsung terjepit dan tertimpa. Langsung dibawa pakai mobil operasional perusahaan tadi sama kawan-kawan pekerja lain. Kayaknya meninggal di tempat korban karena berat gerbong itu berkisar 3 ton juga, "ucap pegawai PT Kedaung Medan yang tidak bersedia disebutkan namanya. (dra/tri bun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved