Diduga Terpapar Covid-19, Pelajar SMP Warga Percut Sei Tuan Dimakamkan Sesuai Protokoler Covid-19

Meski belum dapat dipastikan, apakah meninggal dunia akibat positif Covid-19, namun jenazah dikebumikan menggunakan protokoler kesehatan Covid-19

TRIBUN MEDAN/HO
PASIEN TBC yang meninggal diduga korban Covid-19 saat disholatkan petugas medis di salah satu ruangan di RS Citra Medika sebelum dimakamkan, Jumat (17/4/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, PAKAM - Seorang pelajar di Deliserdang, Sumatera Utara meninggal dunia diduga akibat terjangkit Corona Virus Disease (Covid-19).

Pelajar berinisial WR (16) tersebut meninggal dalam status sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19.

Meski belum dapat dipastikan, apakah meninggal dunia akibat positif Covid-19, namun jenazah WR, seorang pelajar SMP, warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserang, pada Jumat (17/4/2020), disalatkan dan dikebumikan menggunakan protokoler kesehatan penanganan Covid-19.

Adapun WR dinyatakan meninggal dunia, Jumat (17/4/2020) oleh pihak Rumah Sakit Citra Medica Bandar Klippa, Deliserdang setelah beberapa jam menjalani perawatan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Berdasar informasi yang dihimpun, Minggu (19/4/2020), WR memang memiliki riwayat penyakit TBC (Tuberkulosis), namun anak tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terdampak atau zona merah Covid-19.

Sebelumnya, WR yang juga pelajar kelas IX SMP di salah satu SMP Swasta di Kecamatan Percut Seituan itu mengalami panas disertai diare, pada Kamis (16/4/2020).

Kemudian oleh pihak keluarga, korban dibawa ke klinik terdekat. Namun karena tidak ada tanda -tanda untuk sembuh, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Bandar Khalifah.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di Puskesmas tersebut, korban dinyatakan mengalami demam berdarah yang kemudian pihak keluarga membawanya ke RS Citra Medika untuk menjalani perawatan dengan status PDP.

Namun beberapa jam menjalani perawatan, pada Jumat (17/4/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIB nyawa korban tidak tertolong.

Saat itu juga, petugas medis langsung melakukan salat jenazah dengan memakai APD di salah satu ruangan dan jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan.

PDP Asal Karo Meninggal, Satuan Gugus Tugas Sebut Sebelumnya Pasien Punya Beberapa Penyakit

Kepala Puskesmas Bandar Khalifah dr Rahmat Ginting mengatakan, sejak dibawa ke Puskesmas korban sudah dalam kondisi lemas, sehingga pihaknya melakukan infus sebagai pertolongan pertama. "Karena kondisinya terus menurun, kemudian dirujuk ke RS Citra Medika," ujarnya.

Sementara itu, Camat Percut Seituan Khairul Azman Harahap mengatakan, pihaknya telah melakukan penyemprotan di rumah korban.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi keluarga tertular jika terkait Covid-19.

Dengan penyemprotan disinfektan diharapkan virus yang mungkin melekat pada permukaan ruangamn di rumah tersebut akan mati.

Adapun Jenazah WR pun telah dimakamkan di Pekuburan Umum Pasar 4 Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan sesuai dengan protokoler kesehatan.

“Upaya yang kita lakukan bersama pemerintah Desa adalah melakukan penyemprotan di kediaman korban, sedangkan keluarganya saat ini terus dilakukan pemantauan dengan status ODP,” kata Khairul.(can/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved