Pascaaturan Blokir Ponsel Black Market Dimulai,Terjadi Peningkatan Penjualan Smartphone

Sejak ada peraturan itu banyak customer yang bertanya apakah benar ponsel Black Market akan diblokir.

TRIBUN MEDAN/Joseph Ginting
WARGA Binjai membeli handphone di gelaran Spektra Meriah di lantai dasar Binjai Super Mall, Jalan Soekarno-Hatta, beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com,MEDAN - Aturan blokir ponsel black market (BM) mulai diterapkan Sabtu (18/4/2020).

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No 11 Tahun 2019 yang telah disahkan.

Menanggapi hal ini distributor ponsel bergaransi resmi menyambut baik peraturan ini.

Bahkan penjualan salah satu merek ponsel mengalami peningkatan usai adanya aturan tersebut.

"Sebenarnya tanggapan kita terhadap peraturan ini sangat bagus. Karena sebenarnya selama ini banyak beredar handphone yang tidak resmi dengan adanya peraturan ini pasti akan menguntungkan distributor resmi," ujar Area Coordinator Erafone dan Huawei Store Syafrian, Minggu (19/4/2020).

Ia mengatakan sejak ada peraturan itu banyak customer yang bertanya apakah benar ponsel BM akan diblokir.

"Solusinya kita sarankan agar customer tidak lagi membeli ponsel black market. Karena nantinya juga akan menyulitkan customer jika handphone nya tidak bisa digunakan. Selain itu jika rusak juga tidak bisa diperbaiki di service centre resmi. Kalaupun bisa akan dikenakan biaya," katanya

Untuk itu pihaknya selalu menyarankan agar membeli ponsel di store resmi. Selain ponselnya bergaransi resmi, sparepart nya juga bisa dijamin asli

"Secara pembelian juga ada peningkatan. Sejauh ini penjualan produk mengalami peningkatan dikarenakan customer takut membeli ponsel yang bukan garansi resmi sehingga mereka banyak yang memilih datang ke store resmi," katanya.

Agar Tidak Kena Blokir, Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Ponsel Black Market (BM)

Menghadapi penyebaran Covid-19, Ryan mengatakan banyak store Erafone yang ditutup untuk sementara khususnya di Medan.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved