Pelatih Muaythai Beri Materi Latihan Secara Online, Atlet Tiap Hari Kirim Video Latihan

Pelatih cabang olahraga Muaythai Bartineus Purba tetap melakukan pemantauan kepada kelima atlet Muaythai yang mendapat tiket ke PON 2020

Tribun Medan/Sofyan Akbar
Atlet Muaythai yang lolos PON saat berfoto bersama pelatih Cabor Muaythai (tiga dari kanan) Bartineus Purba. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelatih cabang olahraga Muaythai Bartineus Purba tetap melakukan pemantauan kepada kelima atlet Muaythai yang mendapat tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

"Sekarang kan mereka sesuai anjuran KONI Sumut melakukan latihan secara mandiri di rumah untuk mengantisipasi penyabaran virus Corona," katanya, Minggu (19/4/2020).

Maka dari itu, dia tetap memberikan arahan dan materi tentang latihan kepada para atlet sesuai dengan program latihan yang sudah ia buat dan diterapkan pada atlet.

"Jadi saya memantau mereka dari aplikasi WhatsApp. Satu di antaranya dengan menggunakan video call," ujarnya.

Secara teknis, kata Bartineus, dirinya sudah mengingatkan kepada atlet untuk latihan mandiri pagi dan sore. Setiap hari, ia pun melakukan video call kepada para atlet untuk memastikan mereka latihan sesuai program yang dibuat atau tidak.

"Kita juga melihat keseriusan mereka selama latihan secara mandiri. Dan kelima atlet terlihat semangatnya masih tinggi untuk meraih prestasi saat ajang empat tahun sekali ini," katanya.

Mengenai apakah ada perkembangan dari para atlet saat melakukan latihan secara mandiri, Bartineus mengaku performa mereka pasti naik, karena mereka melakukan latihan sesuai materi dan program latihan yang ia berikan.

"Mereka tetap menjalankan program latihan, materi latihan saya sampaikan melalui online. Dan latihan dipantau melalui melalui WhatsApp, dan mereka selalu kirim video latihan ke saya," terangnya.

Jadi, sebelum latihan dirinya selalu mengirim materi latihan yang ia kirim kepada para atlet. "Dan para atlet memvideokan saat mereka latihan dan mengirim video ke WhatsApp saya," ujarnya.

Bartineus mengaku, dengan adanya instruksi mengenai latihan secara mandiri ini memang performa atlet bisa dikatakan naik. Namun, sambungnya tidak semaksimal latihan kalau dipantau secara langsung.

"Karena media latihan yang dipakai atlet berkurang semenjak latihan mandiri ini," katanya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved