PSMS Medan

Selama Libur Kompetisi, Pelatih PSMS Medan Kontrol Kebugaran Pemain Lewat Grup WhatsApp

Cara Philep mengontrol Legimin dan kawan-kawan yakni lewat grup Whats App. Melalui pesan What App itu, ia sesekali mengingatkan kepada pemain.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PELATIH PSMS Medan Philep Hansen memimpin latihan di Stadion Kebun Bunga, Medan, Selasa (3/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Selama kompetisi dihentikan dan pemain diliburkan, pelatih PSMS Medan, Philep Hansen tak luput mengontrol kebugaran pemainnya.

Ia tetap meminta pemain berlatih ringan di rumah dan tidak berleha-leha selama diliburkan.

Menurut Philep, kompetisi memang tidak tahu kapan akan digulirkan kembali akibat adanya wabah virus Corona.

Makanya ia tetap mengontrol anak asuhnya menjaga kesehatan selama di rumah.

Cara Philep mengontrol Legimin dan kawan-kawan yakni lewat grup Whats App.

Melalui pesan What App itu, ia sesekali mengingatkan kepada pemain.

Kemudian tak lupa juga ia mengingatkan kepada pemain untuk beribadah.

"Saya dan semua pemain kan ada Grup WA tuh, dari situ saya ingatkan pemain. Memang latihan sendiri dengan ramai-ramai itu kan beda, kadang-kadang pemain malas. Tapi kalau memang dia sadar ada kekurangan, pasti dia akan nambah latihan," kata Philep saat dihubungi, Minggu (19/4/2020).

Sembari mengontrol pemainnya lewat Grup Whats App, Pelatih asal Riau ini juga melihat video beberapa pemain yang melakukan latihan sendiri.

Sudah Hampir Sebulan Di Rumah, Pelatih Kiper PSMS Tak Merasa Bosan,Hal Ini yang Dirindukannya

Saat buka Instagram, ia melihat pemain seperti Ananias, Azka Fauzi memposting latihan mereka selama libur.

"Saya lihat ada juga video-video pemain yang latihan sendiri di upload di Instagramnya seperti Ananias, Azka Fauzi.
Saya senang mereka tetap serius latihan," ungkapnya.

"Tapi saya bilang juga tidak usah diporsir-porsi kali latihannya. Hatus tetap jaga kesehatan jangan sampai drop. Karena memang kita tidak tahu kapan ini akan berakhir," tambahnya.

Sejatinya, Philep juga tak mau terlalu mengingatkan kepada pemain untuk berlatih. Sebab, ia yakin pemainnya sudah profesional tanpa harus dikontrol lebih dalam.

Tanpa diingatkan, ia pasti percaya pemain tetap melakukan latihan sendiri.

"Sebetulnya ini enggak perlu disuruh-suruh juga untuk latihan. Ya kalau sudah profesional, dia sudah sadar itu. Kesadaran ini dibutuhkan agar memperbaiki kekurangannya.Ya artinya saya percayakan kepada mereka," pungkasnya.(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved