Breaking News:

Tak Ada Uang untuk Foya-foya, Lima Sekawan Nekat Jarah Bengkel Alat Berat

Akibat tak punya uang lagi untuk foya-foya karena menganggur, lima sekawan ini nekat menjarah sebuah bengkel alat berat

TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Tekab Satreskrim Polres Dairi menunjukkan lima sekawan pembobol bengkel yang lagi sepi imbas pandemi Covid-19, Senin (20/4/2020). 

Laporan Wartawan Tri bun-Medan / Dohu Lase

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Lima sekawan yakni Indra Siregar (20), Hotmaruli Tua Sagala (21), Darwin Panjaitan (36), Melindo Manik (21), dan Jefri Siregar (20) terpaksa menghabiskan waktu di penjara selama masa social and physical distancing tahun ini.

Akibat tak punya uang lagi untuk foya-foya karena menganggur, lima sekawan ini nekat menjarah sebuah bengkel alat berat yang sedang sepi imbas pandemi Covid-19 di Kuta Mbelang, Desa Karing, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, Sabtu (18/4/2020) lalu.

Beruntung, pemilik bengkel cepat menyadari pencurian dan langsung melapor ke polisi. Kurang dari 24 jam, kawanan maling ini berhasil diringkus.

Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Junisar Rudianto Silalahi mengungkapkan, selain lima tersangka, masih ada dua lagi pelaku yang buron. Dua pelaku yang buron itu bernama Parlin Naibaho dan Ama Indah Aruan.

"Dari kelima tersangka Curat ini, tidak ada mantan napi yang bebas asimilasi kemarin," ujar Junisar kepada Tribun Medan via seluler, Senin (20/4/2020).

Junisar mengatakan, komplotan maling ini beraksi pada pagi-pagi buta. Dari bengkel alat berat itu, mereka sukses menggondol peralatan dan perabot bengkel senilai berkisar Rp 50 juta.

"Tersangka menggunakan linggis dan kunci pas sebagai alat mencuri," ucap Junisar.

Begitu mendapat laporan dari pemilik siang harinya, lanjut Junisar, polisi bergegas menyelidiki.

Sekitar pukul 16.30 WIB hari itu juga, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Dairi berhasil membekuk lima tersangka.

"Para tersangka berikut barang hasil curian kita amankan di Desa Karing, Kecamatan Berampu," ujar Junisar lagi.

Junisar menambahkan, kelima tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat), dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

"Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran," pungkas Junisar.

(cr16/tri bun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved