Breaking News:

Mantan Anggota Panwas Jadi Pengedar Sabu di Samosir

Seorang pria inisial MZ (26), warga Jalan Budi Pembangunan 5-A Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, ditahan di Mapolres Samosir, Selasa

TRIBUN MEDAN/Ist
MZ, tersangka kasus narkotika jenis sabu diamankan Tim Sat Resnarkoba Polres Samosir. 

TRI BUN.MEDAN.COM, SAMOSIR - Seorang pria inisial MZ (26), warga Jalan Budi Pembangunan 5-A Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, ditahan di Mapolres Samosir, Selasa (21/4/2020).

Kasat Narkoba AKP Natan Sibarani menyampaikan MZ ditangkap di tempat kos Jalan Lintas Pangururan Simanindo, Desa Siriaon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir karena penyalahgunaan narkoba jenis Sabu.

"Dia ditangkap dengan tuduh na tindak pidana penyalahgunaan narkoba golongan I jenis sabu," ucap Natar.

Mantan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) salah satu kelurahan di Kota Medan pada Pemilu 2019 lalu itu, ditangkap Satuan Resnarkoba Polres Samosir pada Minggu, 19 April 2020.

Adapun kronologi penangkapan, diceritakan Natar, berawal informasi dari masyarakat yang masuk ke Satuan Resnarkoba Polres Samosir sekitar pukul 11.00 WIB.

MZ disebut-sebut menyimpan sabu di sebuah kos-kosan di Jalan Lintas Pangururan- Simanindo.

Tim Resnarkoba Polres Samosir bergegas melakukan penyelidikan ke tempat yang dimaksud.

Pukul 14.00 WIB, petugas melihat laki-laki dengan ciri-ciri yang disampaikan masyarakat.

Petugas pun langsung mengamankan laki-laki tersebut serta melakukan penggeledahan di kamar kosnya.

Polisi pun menyita satu bungkus plastik putih kecil diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 1,30 gram, satu bungkus plastik putih berisikan sabu dengan berat 0,14 gram, serta 40 bungkus plastik putih transparan kosong dan satu buah alat timbang elektronik.

Kepada wartawan, MZ mengaku sudah lima bulan di Samosir dan sehari-harinya sebagai tukang pasir membawa L-300 bersama temannya di Siriaon.

"Saya pakai narkoba, sebagian saya pakai sendiri dan sebagian lagi saya edarkan," ujar MZ.

MZ mengaku sehari-hari tinggal di Siriaon Desa Panampangan setelah selesai menjadi anggota panwas kelurahan pada Pemilu 2019 lalu. Hingga akhirnya dia ditangkap pada karena narkoba.

(Jun-tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved