Pemain PSMS Tetap Dapat Tunjangan Hari Raya

Manajemen PSMS akan tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya Lebaran bagi pemain dan pelatih.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan mengikuti latihan di Stadion Kebun Bunga, Medan, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Meskipun saat ini pandemi Covid-19 tengah melanda Indonesia hingga membuat kompetisi Liga 2 musim ini terpaksa diliburkan, manajemen PSMS akan tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya Lebaran bagi pemain dan pelatih.

Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang mengatakan pihaknya akan tetap berupaya memberikan apa yang memang menjadi hak bagi para pemain, pelatih, maupun ofisial tim termasuk soal pemberian THR. 

"Kami akan upayakan. Paling tidak pemain dan pelatih bisa tetap mendapat THR," ujarnya, Senin (20/4/2020).

Mulyadi mengatakan, beberapa sumber pemasukan PSMS hilang seiring penghentian sementara kompetisi. Namun untuk kecukupan dana, manajemen tetap akan bekerja keras mencari (dana) dari sumber-sumber lain di luar sponsor.

"Soal THR, PSSI tidak mengatur. jadi ini kembali kepada klub. Kalau dananya ada, maka akan kita buat jumlahnya sebanyak satu bulan gaji. Walaupun saat ini kita sama-sama tahu Covid-19 ini membuat kita semua katakanlah dalam situasi yang tidak menguntungkan sehingga tentu harus bekerja keras (mencari dana)," kata Mulyadi.

Lebih lanjut, saat disinggung soal pembayaran gaji pemain, Mulyadi mengatakan, pihaknya telah menjalankan sesuai dengan keputusan PSSI yang mengamanatkan klub membayarkan gaji maksimal 25 persen. Para pemain, tim pelatih dan ofisiial tetap dibayarkan gajinya.

"Itu sudah terealisasi. Maret, tim diberi gaji penuh. April, kita gaji maksimal 25 persen. Kami akan tetap memberi hak para pemain, pelatih dan ofisial sesuai dengan surat ketua umum PSSI maksimal 25 persen," pungkasnya. 

Pemain Sambut Gembira

Kabar tentang pencairan Tunjangan Hari Raya turut disambut gembira oleh kiper PSMS, Adi Satryo. 

"Alhamdulilah kalau dapat THR. Itu rezeki. Kalau rezeki kan enggak boleh ditolak. Awalnya saya berpikir kalau dikasih, syukur. Kalau tidak juga tidak apa-apa," ujarnya, Senin (20/4/2020) sore.

Menurut Adi, THR pasti didambakan seluruh pemain karena seperti biasa, pengeluaraan saat Hari Raya cukup besar. Apalagi banyak juga seniornya di PSMS yang sudah berkeluarga. 

"Pastinya banyak yang butuh. Karena sekarang ini gaji yang diberikan cuma 25 persen," ucapnya.

Adi mengatakan, dirinya tetap rutin menjalani latihan. Hampir setiap hari dirinya tetap rutin latihan kiper. Adi juga sudah siap mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa yang tidak lama lagi.

"Kondisi saya baik. Sore ini juga baru selesai olahraga. Puasa nanti juga rencana tetap latihan aku. Cuma intensitasnya dikurangi dan jam latihannya sore hari jelang buka puasa. Jadi lebih jaga badan juga apalagi lagi virus gini, imun badan juga harus dijaga," pungkas eks kiper tim nasional Ttimnas) U-18 saat kejuaraan AFF tahun 2019 itu. (can)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved