Peringatan Hari Kartini, Ini Maknanya Bagi Kepala PPLP Sumut Dahliana

Pada perayaan Hari Kartini tahun ini, para perempuan sebagai pejuang di Sumut harus tetap optimis dalam menghadapi hidup

Peringatan Hari Kartini, Ini Maknanya Bagi Kepala PPLP Sumut Dahliana
TRIBUN MEDAN/HO
KEPALA PPLP Sumut, Dahliana.

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April merupakan momen yang mempunya makna mendalam bagi kelompok perempuan di manapun berada.

Bagi kepala PPLP Sumut, Dahliana, saat pandemi seperti ini, peringatan Hari Kartini merupakan momen bagi para Kartini masa kini untuk lebih memperhatikan keluarga terutama anak-anak.

"Hari Kartini kan tetap dirayakan setiap tahun. Walaupun tahun ini perayaannya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya, Selasa (21/4/2020).

Ia berharap pada perayaan Hari Kartini tahun ini, para perempuan sebagai pejuang di Sumut harus tetap optimis dalam menghadapi hidup dan dalam menghadapi perubahan dunia serta bagaimana kondisinya.

"Di masa pandemi ini, kegiatan tetap berjalan meskipun hanya melalui rumah atau stay at home," ujarnya.

Mungkin, katanya, sebagai perempuan harus lebih bisa bersama keluarga apalagi saat momen pandemi seperti sekarang ini.

Dikatakannya, para ibu-ibu yang masih mempunyai anak sekolah saat sekarang ini merupakan momen yang tepat untuk menjadi Kartini bagi anak-anak.

"Inilah saatnya para ibu bisa melakukan pendekatan lebih dengan anak-anak mereka dan menjadi guru dalam arti mengajarkan anaknya saat menerapkan pola work from home," katanya.

Peringati Hari Kartini, Polwan Polsek Helvetia Bagikan 1000 Masker

Ia mengaku, biasanya anak selalu menggunakan jasa guru bimbel untuk belajar dan membuat pekerjaan rumah.

Namun tahun ini merupakan kesempatan bagi para Kartini untuk memberikan pengalaman dan pengajaran kepada anak mereka.

Intinya, katanya, zaman sekarang ini tidak boleh lemah dan harus menjadi motivator di manapun berada.

"Pandemi ini sebenarnya banyak manfaatnya. Bagi para Kartini zaman now ini bisa lebih memperhatikan kondisi rumah. Biasanya ada seorang Kartini yang banyak melakukan aktivitas dan selalu membeli barang-barang untuk kebutuhan rumah. Selama masa pandemi, mereka baru tahu kalau di rumah mereka sudah banyak barang-barang nya. Dan di situ mereka berpikir bahwa sudah tidak butuh lagi membeli barang-barang rumah tangga karena semua sudah ada," terangnya.(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved