Penjelasan Ahli Soal Khasiat Lemon dan Teh yang Disebut Bisa Bunuh Virus Corona

Menurut Prof. Abdul, antivirus dalam buah lemon lebih banyak dikaitkan dengan kandungan mineral, vitamin C, dan vitamin lainnya.

Shutterstock/Ekaterina43
Ilustrasi lemon dan teh 

Penjelasan Ahli Soal Khasiat Lemon dan Teh yang Disebut Bisa Bunuh Virus Corona

TRIBUN-MEDAN.com - Belakangan beredar kabar yang menyebutkan campuran lemon dan teh dapat membunuh virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19.

Kabar gembira dan istimewa.. di Palestina korban covid 19 tidak ada yng mati...Berita super.. obat virus covid 19 sudah tercapai informasi dari negara Islam Palestina.. virus covid 19 tidak menyebabkan kematian.. ternyata resepnya sangat sederhana tapi sangat ampuh.. hanya 1 teh..2 lemon..minumlah teh panas setelah di campur perasan lemon..dapat segera membunuh virus covid 19..dan dapat sepenuhnya menghilangkan virus covid 19 dari tubuh...2 bahan ini membuat sistem kekebalan tubuh menjadi bersifat basa.. karena ketika malam tiba sistem tubuh menjadi asam.. kemampuan detensif juga akan berkurang.. itulah sebabnya orang Palestina santai saja dengan menyebarnya virus covid 19... Di Palestina semua orang minum segelas air panas dengan sedikit lemon di malam hari... Karena telah terbukti membunuh virus covid 19 secara total... Bagikan resep sakti ini kepada siapapun untuk memburu pahala... Resep sederhana ini sangat efektif karena tidak akan terinfeksi virus covid 19.. Atas izin ALLAH...Selamat mencoba...

Berkaitan dengan informasi tersebut, Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Bahan Alam Fakultas Farmasi UI (FFUI) Dr. Abdul Mun'im, M.Si, Apt angkat bicara.

Menurut Prof. Abdul, antivirus dalam buah lemon lebih banyak dikaitkan dengan kandungan mineral, vitamin C, dan vitamin lainnya.

"Walaupun sebenarnya ada kandungan senyawa lain seperti fenol dan flavonoid yang sudah diketahui manfaatnya untuk kesehatan," kata Prof. Abdul dalam pernyataan resminya yang diterima Kompas.com, Selasa (21/4/2020) malam.

Dia menyampaikan, manfaat flavonoid dari jeruk untuk kesehatan sudah diperkenalkan oleh Albert Szent-Gyorgii pada tahun 1938 untuk mencegah perdarahan pembuluh darah kapiler dan juga mencegah kerapuhan pembuluh darah kapiler pada penyakit kudis.

Sejak saat itu flavonoid dilaporkan juga memiliki khasiat lain seperti antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, antivirus, antikanker, dan neuroproteksi.

"Flavonoid pada buah lemon ditemukan lebih banyak terkandung pada bagian kulit. Komposisi flavonoid tergantung dari tingkat kematangan buah dan varietas lemon tersebut," kata Prof. Abdul.

Lemon yang banyak kita kenal dijual di pasaran adalah lemon lisbon. Lemon lisbon memiliki bagian mengerucut di bagian ujungnya, kulit medium-tebal halus, dan warnya kuning cerah saat sudah masak pohon.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved