News Video
Edy Rahmayadi Siap Beri Makan TKI dari Malaysia yang Pulang ke Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi merincikan ada 800 ribu TKI asal Sumut di Malaysia, jumlah itu 10 persen dari total TKI di Malaysia yang berjumlah 8 juta
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Hendrik Naipospos
TRI BUN-MEDAN.COM - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi merincikan ada 800 ribu TKI asal Sumut di Malaysia, jumlah itu 10 persen dari total TKI di Malaysia yang berjumlah 8 juta orang.
Secara bertahap, baik secara legal dan ilegal, TKI asal Sumut mulai berpulangan karena Pemerintah Malaysia menerapkan lockdown di negaranya.
Lantas bagaimana sikap Pemprov Sumut?
Edy Rahmayadi menegaskan tak mungkin pihaknya melarang warga Sumut masuk ke Sumut.
"Nah, ini yang harus kita sikapin. Kita terima ini, kan rakyat kita, tidak mungkin kan kita tidak terima," tuturnya.
Bagaimana kebutuhan ekonomi TKI yang bakal datang dari Malaysia?
Mantan Pangkostrad ini pun berjanji akan menjamin kebutuhan pokok warganya.
"Iya, pasti, rakyat kita, pasti kita yang berikan makan, enggak mungkin orang lain yang beri makan. Inilah yang harus kita sikapi bersama," sambungnya.
Lebih detail lagi, Gubernur Sumut menguraikan terkait anggaran dana yang dibutuhkan saat pandemi Covid-19.
Anggaran pertama sebesar Rp 500 miliar.
Jika pandemi ini tidak berakhir, Pemprov Sumut sudah mempersiapkan dana lain yang totalnya bisa mencapat Rp 1 triliun.
"Kita anggarkan, tahap pertama sampai bulan Juni akhir itu adalah Rp 500 miliar," urainya.
"Kalau ini tak terselesaikan, Rp 500 miliar tahap kedua dari mulai bulan Juli sampai bulan Oktober. Tidak selesai juga, ada tahap ketiga itulah refocusing dan realokasi dana yang disampaikan oleh Pemprov," tambahnya.
Sesampainya para TKI, pihak pemerintah tetap lakukan sesuai dengan protokol kesehatan terkait penanganan Covid-19.
"Cek kesehatan dan pastinya rapid test kita gunakan," pungkas gubernur.
(cr3/tri bun-medan.com)