PSMS Medan

Kurangi Rasa Bosan Selama di Rumah, Sutanto Tan Pilih Baca Buku The Monk who Sold His Ferrari

Sutanto tertarik membaca The Monk who Sold His Ferrari lantaran ingin belajar memaknai belajar hidup lebih baik.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PEMAIN PSMS Medan yang baru bergabung Sutanto Tan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sudah sebulan kompetisi Liga Indonesia dihentikan akibat pandemi Covid-19.

Para pemain PSMS Medan pun diliburkan dan dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Karena kompetisi libur sementara, beberapa pemain memiliki beragam cara untuk mengisi kekosongan.

Ada yang belajar masak, memancing dan sebagainya.

Gelandang PSMS, Sutanto Tan justru menghabiskan waktu kosongnya dengan membaca buku.

Selain latihan ringan, ia tengah serius membaca buku "The Monk who Sold His Ferrari".

"Kalau bosan, ya kadang bosan juga di rumah. Tapi saya atasi kebosanan ya isi kegiatan lain. Seperti baca buku. Sekarang ini lagi baca buku The Monk who Sold His Ferrari, buku ini tentang pengacara yang belajar hidup yang lebih baik," ujarnya saat dihubungi, Minggu (26/4/2020).

Tak Berpuasa, Gelandang PSMS Medan Sutanto Tan Tetap Berlatih Pagi dan Sore Hari

Pemain asal Batam ini menceritakan ketertarikannya membaca The Monk who Sold His Ferrari lantaran ingin belajar memaknai belajar hidup lebih baik.

"Bukan berarti baca soal pengacara saya tertarik mau jadi pengacara. Ini baca karena mau lebih memaknai pembelajarannya saja," bebernya.

Sembari membaca buku kegemarannya, pemain keturunan Tionghoa ini juga sesekali mengisi kekosongan dengan menonton film. "Kalau sudah lelah baca buku, baru isi kegiatan yang lain kayak nonton film. Pokoknya ada saja kegiatan biar tidak bosan di rumah," pungkasnya.(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved