Breaking News:

Pemkab Dairi Perpanjang Fase Tanggap Darurat Covid-19 hingga 29 Mei

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dairi mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk solid melaksanakan imbauan pemerintah.

TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
GUBERNUR Sumut, Edi Rahmayadi (topi hitam) memberi arahan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan di halaman Ruang Isolasi RSUD Sidikalang, Selasa (21/4/2020). 

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Pemkab Dairi memperpanjang fase tanggap darurat bencana nonalam Covid-19 hingga tanggal 29 Mei 2020.

Perpanjangan Fase Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Dairi ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Dairi Nomor 243/443/IV/2020 tanggal 14 April 2020.

"Fase ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan pelaksanaan penanganan darurat bencana di lapangan," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi, Rahmatsyah Munthe, Jumat (24/4/2020).

Rahmat mengatakan, perpanjangan fase tanggap darurat ini didasarkan atas beberapa pertimbangan, untuk mengantisipasi semakin merebaknya penularan wabah Corona.

"Kita lihat bersama secara nasional kenaikan eskalasi orang terjangkit masih tinggi," ujar Rahmat

Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, lanjut, sangat mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk solid melaksanakan imbauan pemerintah.

Perantau Asal Kabupaten Dairi Dilarang Pulang Kampung Sementara Waktu

"Mari kita membiasakan untuk terus membiasakan perilaku hidup bersih, hidup sehat, baik itu dengan mencuci tangan setiap melakukan aktivitas, menggunakan masker, menjauhi kerumunan, tetap di rumah dan mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid -19 yang dianjurkan pemerintah. Dengan itu kita bisa melindungi diri sendiri dan keluarga dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Dairi Kuat, Dairi Sehat, Bersama kita Bisa," pungkas Rahmat.

Sebelumnya, sebagaimana diketahui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah menaikkan naikkan status daerah Kabupaten Dairi dari status siaga darurat ditingkatkan menjadi menjadi tanggap darurat bencana non alam Covid-19, selama 14 (empat belas) hari, terhitung sejak tanggal 31 Maret 2020 sampai dengan 13 April 2020.

Peningkatan status ini ditetapkan dalam SK Bupati Dairi Nomor 223/443/III/2020 tentang Penetapan Kenaikan Status Bencana Dari Status Siaga Darurat Bencana Menjadi Fase Tanggap Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Dairi Tahun 2020. (cr16/tri bun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved