Enam Bulan Kerja, Kepala Gudang J&T Gelapkan Uang Rp 35 Juta

Kepala gudang J&T Express Sibolga sempat diburon polisi karena menggelapkan uang perusahaan senilai Rp 35 juta

Tribun Medan
DIBEKUK PETUGAS-Kepala gudang J&T Express Cabag Sibolga, JZ dibekuk petugas setelah sempat buron, Sabtu (25/4) kemarin. Pelaku menggelapkan uang perusahaan untuk membeli motor baru.(HO) 

SIBOLGA,TRIBUN-JZ alias J (20) baru enam bulan bekerja sebagai kepala gudang di perusahaan pengiriman barang J&T Express Sibolga.

Namun, selama kurun waktu empat bulan, JZ yang merupakan warga Jalan Ketapang, Gang Sepakat, Kelurahan Simare-mare, Kota Sibolga ini berhasil menggasak uang perusahaan senilai Rp 35 juta.

Tak ayal, perbuatannya itu kemudian dilaporkan Asisten Manager J&T Express Tapanuli Tengah (Tapteng), Haratua Sihombing.

Polda Sumut Buru Suami Pejabat Pemprov Terkait Dugaan Penggelapan Mobil Rental

"Adapun modus pelaku ini, menggelapkan uang cash on delivery (COD) dari para konsumen.

Jadi, uang yang diperoleh kurir dari pelanggan diminta oleh pelaku, namun tidak disetorkan pada admin," kata Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, Minggu (26/4/2020).

Setelah menerima laporan dari manajemen J&T Express, petugas Sat Reskrim Polres Sibolga kemudian mencari pelaku.

Namun, tersangka keburu kabur karena tahu dicari petugas.

Pada Sabtu (14/4/2020) lalu, tersangka yang sempat buron kembali ke Sibolga.

Modus Rental Mobil, Seorang Wanita dan 2 Pria Diamankan Polisi terkait Kasus Penggelapan

"Saat itu, tim dari Sat Reskrim mendapat laporan jika pelaku tengah berada di satu bengkel yang ada di Jalan Ketapang Sibolga.

Selanjutnya, tim Sat Reskrim yang dikomandoi Kasat Reskrim, AKP D Harahap melakukan penangkapan," kata Sormin.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved