Listrik Sejumlah Kawasan di Medan Padam, Rupanya Kabel PLN Digergaji OTK

Kondisi Medan yang diguyur hujan deras pada dinihari tadi, sempat membuat petugas mengalami kendala saat mendeteksi penyebab gangguan padamnya aliran

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Seorang pekerja memangkas ranting pohon di Jalan Juanda, Medan, Selasa (21/4/2020). Pemangkasan ranting pohon yang dilakukan oleh pihak PT PLN tersebut, untuk mencegah adanya arus hubungan pendek yang diakibatkan oleh terlalu dekatnya ranting pohon. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemadaman aliran listrik sempat terjadi di beberapa wilayah Kota Medan.

Hal ini usai orang tak dikenal (OTK) berupaya memotong (menggergaji) kabel Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) di kawasan Jalan Bambu, Medan Timur pada Minggu dinihari, (26/4/2020) sekitar pukul 03.21 WIB.

Petugas PT PLN (Persero) UP3 Medan bergerak dengan sigap usai menerima informasi itu, hanya dalam tempo satu jam, berhasil mengatasi keadaan dan memulihkan alian listrik di kawasan yang sebelumnya terdampak pemadaman.

Manager Unit Layanan Pelanggan (MULP) Medan Kota, Hasrizal menjelaskan terkait beberapa titik padam.

Ia mengatakan seputaran inti kota yang terdampak pemadaman.

"Akibat Saluran Kabel Bawah Tanah milik PLN yang berlokasi di Jalan Bambu Medan, dekat rel kereta api hendak dicuri dengan cara digergaji oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan beberapa lokasi yang disuplai dari penyulang GG 6 tersebut padam pada Minggu dinihari sekitar jam 03.21 WIB. Saat ini telah berhasil dinormalkan seluruhnya pada pukul 08.46 WIB,” katanya, Minggu (26/4/2020).

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (MUP3) Medan, Eko Prihandana menyatakan, Minggu pagi aliran listrik dipastikan sudah normal kembali.

Dijelaskan, beberapa kawasan yang terdampak pemadaman pada pukul 03.21 WIB itu diantaranya Gardu Indosat, Mapolresta Medan, kantor Kejari Medan, kantor Satlantas Polrestabes Medan, kantor Diskominfo Sumut.

Kemudian RSU dr Pringadi, Jalan sekitar Perintis, Purwo, Sentosa Lama, Sei Kera, HOS Cokroaminoto, Universitas Sisingamangaraja, PDAM dan Jalan Sampali.

PLN Regional Sumut Salurkan 10 Ton Beras untuk Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

“Namun semua kawasan yang terdampak sudah menyala dengan mengalihkan sumber pasokan listrik dari Gardu Induk lain. Kami upayakan optimalisasi pemadaman secara bertahap supaya segera normal, dan estimasi maksimal sekitar 1 jam semua wilayah yang terdampak menyala,” kata Eko.

Ia mengaku, kondisi Kota Medan yang diguyur hujan deras pada dinihari tadi, sempat membuat petugas mengalami kendala saat mendeteksi penyebab gangguan padamnya aliran listrik.

“Tetapi syukur Alhamdulillah dengan kerjasama tim dan komunikasi yang aktif membuat waktu penormalan menjadi jauh lebih baik," pungkas Eko.(sep/tri bun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved