Bayi Mungil DItemukan di Perkebunan Sawit, Diduga Dibuang Orangtuanya

Pencari lidi bernama Fajar kaget saat mendengar suara tangisan bayi di tengah perkebunan sawit

Tri bun Medan/HO
PENEMUAN bayi di tengah perkebunan kelapa sawit yang ditemukan oleh pembuat lidi. 

RAYA,TRIBUN-Tangisan bayi di perkebunan sawit milik PT Sipef sempat membuat panik pencari lidi bernama Fajar.

Ia kemudian bergegas mencari sumber suara di Blok N 04 Division III, Nagori Kerasaan II, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun pada Minggu (26/4/2020) sore.

Saat mendekati semak-semak, Fajar melihat ada bayi berjenis kelamin perempuan yang ditinggal orangtuanya hanya beralaskan kain jarik.

JANDA Muda Nekat Gantung Diri, Karena Tak Sanggup Belikan Susu Bayi dan Lihat Anak Kelaparan

"Saksi kemudian memberitahukan penemuan bayi ini pada sekuriti perkebunan bernama Harianda," kata Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi, Minggu malam.

Selanjutnya, sekuriti bernama Harianda itu melapor pada Kasub Sektor Kerasaan Polsek Perdagangan, Aiptu U Manulang.

"Setelah menerima informasi tersebut, anggota bersama pihak puskesmas mendatangi lokasi," ungkap Supendi.

Duka Ibu selepas Bayinya yang Disebut PDP Corona Meninggal, Tak Ditangani RS, Tetangga Tak Melayat

Dari pengamatan petugas, bayi malang itu dalam keadaan sehat.

Kulitnya putih, namun tali pusarnya masih belum dipotong.

"Tali pusarnya ini kira-kira sepanjang lima sentimeter dan masih ada di perut.

Dari pemeriksaan petugas medis, bayi berjenis kelamin perempuan ini memiliki panjang 50 sentimeter dengan berat 3,2 kilogram," kata Supendi.

Jangan Siakan, Salat Tarawih Pertama Dosanya Dihapus Seperti Bayi Baru Lahir, Doa & Tata Caranya!

Karena diduga kedinginan terkena angin, pihak puskesmas kemudian membungkus bayi malang itu dengan kain.

Selanjutnya, bayi dibawa tim medis ke puskesmas untuk diperiksa lebih lanjut kondisi kesehatannya.

"Kami masih berupaya mencari orangtua bayi.

Sekarang petugas masih memintai keterangan saksi-saksi di lapangan," kata Supendi.(alj)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved