Kolam Renang Sakura di Tebingtinggi Jadi 'Rumah Hantu', Pembangunannya Terindikasi Sarat Korupsi

Kota Tebingtinggi punya kolam renang yang sampai sekarang tidak berfungsi. Diduga pembangunannya sarat korupsi

TRIBUN MEDAN/ALIJA
TAMPILAN depan gedung Kolam Renang, Sakura, Medan. Pemko Tebingtinggi diminta mengaktifkan kembali Kolam Renang Sakura 

TEBINGTINGGI,TRIBUN-Kolam renang Sakura milik Pemko Tebingtinggi sudah sejak Oktober 2018 lalu diresmikan.

Namun, sejak saat itu, kolam renang yang berada di Jalan Mayjend Sutoyo, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi tersebut tidak beroperasi lagi.

Tak ayal, kondisi kolam renang sudah seperti "rumah hantu" karena terlalu lama dibiarkan.

Setelah 3 Jam Ditutup, Polisi Buka Jalan Masuk ke Kota Medan dari Tebingtinggi- Siantar

"Sudah lama tutup ini bang. Tadi pun ada orang Dispora datang ke sini.

Tapi sekarang sudah pulang," kata seorang wanita, yang rumahnya berada tak jauh dari gerbang masuk kolam renang Sakura, Senin (27/4/2020).

Disinggung lebih lanjut mengenai kondisi kolam, wanita itu buru-buru pamit.

Sebab, dia kedatangan tamu. Dari amatan Tribun Medan, gedung kolam renang Sakura ini masih terlihat bagus.

PENEMUAN MAYAT - Petugas Berseragam APD Evakuasi Jasad Penjahit di Pajak Mini Tebingtinggi

Hanya saja, lantai bagian dalam bangunan sudah retak-retak.

Tidak hanya itu, rumput-rumput liar mulai tumbuh di sela lantai yang tak terurus.

Air kolam juga menghijau karena banyaknya lumut.

Halaman
1234
Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved