PSMS Medan

Pemain Jaga Kebugaran Selama Kompetisi Dihentikan, Philep Hansen Pelajari Video Evaluasi PSMS Medan

"Termasuk saya lihat video permainan PSMS kemarin. Saya analisa satu persatu pemain dari video itu,"

TRI BUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pelatih PSMS Medan Philep Hansen memimpin latihan di Stadion Kebun Bunga, Medan, Selasa (3/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Selama kompetisi dihentikan sementara, tak membuat Pelatih PSMS Medan, Philep Hansen bersantai-santai.

Kalau pemain berlatih menjaga kebugaran, ia mengisi waktu kosongnya dengan mengupdate ilmunya sebagai pelatih.

Sembari mengisi kekosongan dan berpuasa di Bulan Ramadan, Philep mempelajari video-video sepak bola dari Liga Indonesia maupun Liga lainnya. Ia mau mencari tahu di mana letak kekurangannya sebagai pelatih.

"Sambil di rumah dan kadang di kantor, saya putar-putar video sepak bola. Saya lihat video dari Liga Italia, Liga Inggris, Liga Indonesia untuk mencari kekurangan tim selama ini. Termasuk saya lihat video permainan PSMS kemarin. Saya analisa satu persatu pemain dari video itu," ujar Philep saat dihubungi, Selasa (28/4/2020).

Dari beberapa video yang ia tonton, Philep saat ini tengah fokus mempelajari cara mengantisipasi bermain dengan 10 orang. Pasalnya, saat lawan AA Tiga Naga pada laga perdana Liga 2 kemarin, timnya harus bermain 10 orang lantaran Elina Soka kena kartu merah.

"Saya lihat tuh klub-klub dari luar yang sempat bermain dengan 10 orang, bagaimana pelatih mengantisipasinya. Strategi seperti apa yang dia lakukan. Nah apa yang saya terapkan kemarin saat lawan Tiga Naga itu ternyata sudah bagus dan ada benarnya," ungkapnya.

Alhasil, setelah ia mempelajari video-video sepak bola yang bermain dengan 10 orang, Philep akui sudah menerapkan strategi yang apik kepada PSMS. Kuncinya bisa meraih poin penuh dengan main 10 orang lantaran tidak panik.

"Kalau situasi seperti itu ternyata benar, jangan panik saat kita ketinggalan. Nah kemarin itu sudah saya lakukan, tidak panik dengan situasi tertinggal karena main 10 orang. Malahan yang panik itu tim yang menang, kok enggak bisa dia mengalahkan tim yang jumlah pemainnya lebih sedikit," bebernya.

Selain itu, Philep juga mempelajari bagaimana memanfaatkan situasi ketika timnya unggul jumlah pemain.

"Jujur saja, harusnya kemarin itu Tiga Naga bisa menang atau minimal seri. Tapi karena mereka kurang memanfaatkan situasi, malah jadi kalah. Padahal target mereka seri saja sebenarnya sudah dianggap menang lah. Nah ini juga ke depan jadi evaluasi saya juga bagaimana memanfaatkan situasi unggul jumlah pemain," pungkasnya.

(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved