PSMS Medan

Cara Stoper PSMS Medan M Rifqi Agar Puasanya Tetap Terjaga Selama Berlatih

Cuma waktu latihan dikurangi sedikit. Sebagai pemain kita harus siap, puasa bukan halangan.

Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap
M Rifqi saat diperkenalkan Manajemen PSMS di Kebun Bunga. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Stoper PSMS Medan, M Rifqi masih tetap rutin menjaga kondisi tubuhnya selama Bulan Ramadan.

Walaupun sedang menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, tak jadi halangan buatnya untuk bersantai-santai.

Winger PSMS Fiwi Dwipan Kangen Buka Puasa dan Salat di Masjid

Akhir-akhir ini, ia lebih banyak menjaga kondisi tubuhnya dengan bersepeda. Setiap sore menjelang berbuka puasa, Mantan Pemain Barito Putera ini gowes sepanjang 20 kilometer. Setiap bersepeda, ia juga kerap memposting jarak tempuh yang ia lalui selama bersepeda di insta story Instagramnya.

"Selama puasa ini masih rutin sepedaan, sore-sore jelang berbuka. Kadang juga gantian dengan latihan di halaman rumah. Cuma waktu latihan dikurangi sedikit. Sebagai pemain kita harus siap, puasa bukan halangan. Karena siap tahu setelah Lebaran kompetisi dimulai lagi sudah tidak terkejut badan," ujarnya saat dihubungi, Rabu (29/4/2020).

Selama berlatih di Bulan Puasa ini, Rifqi tak khawatir kondisi kebugarannya drop.

Sebab ia sudah memiliki cara agar puasanya tetap terjaga.

Satu caranya, ia perbanyak makan makanan yang banyak mengandung protein.

Kemudian ditambah dengan perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa.

Dengan cara itu ia yakin puasanya bisa terjaga satu bulan penuh.

Sehingga ia tak perlu mengonsumsi minuman khusus lainnya.

"Biar jangan mudah drop saya biasanya perbanyak makan makanan yang mengandung protein. Insya Allah Yaudalah puasa kalau sahur makan yang banyak proteinnya. Terus sama banyak-banyak minim air putih lah. Kalau konsumsi minuman khusus sih enggak ada, ya itu sajalah yang penting," ungkapnya.

Selain itu, pemain berusia 27 tahun ini bertekad berpuasa satu bulan penuh. Ia tak mau ada puasanya yang bolong atau tinggal tahun ini.

"Insya Allah setiap tahun target puasa harus tetap full. Karena tahun-tahun sebelumnya juga alhamdulillah full. Apalagi sekarang lebih banyak di rumah saja, harus kuat puasa," pungkasnya.

(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved