Harga Emas Turun Rp 11 Ribu Per Gram

Harga emas Antam pada perdagangan, Rabu (29/4/2020) mengalami penurunan sebesar Rp 11 ribu, dibandingkan dengan posisi Senin

Tribun-Medan.com/Natalin Sinaga
Marketing Butik Emas Antam Logam Mulia Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Harga emas Antam pada perdagangan, Rabu (29/4/2020) mengalami penurunan sebesar Rp 11 ribu, dibandingkan dengan posisi Senin (27/4/2020).

Saat ini logam mulia itu dibanderol Rp 945 ribu per gram, dari sebelumnya Rp 956 ribu per gram.

Namun jika dibandingkan pada awal Januari tahun ini, harga emas ini mengalami peningkatan signifikan.

Marketing Butik Emas Antam Logam Mulia Medan, Desi Prastika Nasution mengatakan harga emas cenderung bervariasi dan tidak stabil. Pada perdagangan hari ini, harga emas mengalami penurunan.

"Harga emas semenjak Covid-19 ini naik-turun dan harganya tidak stabil Kebetulan untuk harga hari ini lagi turun. Harga emas enggak stabil, tapi intinya naik drastis sebelum Covid-19," ujar Desi.

Diakuinya, kenaikan dan penurunan emas tak bisa diprediksi, kadang-kadang bisa Rp 10 ribu dan bahkan bisa lebih tinggi.

"Harga emas yang paling tinggi itu sempat menyentuh angka Rp 980 ribu per gram pada tanggal 7 April. Pada tanggal 7 itu buyback emas Antam menjadi Rp 962 ribu per gram. Kemudian besoknya harga emas turun lagi menjadi Rp 963 ribu per gramnya," ucapnya.

Kata Desi, saat ini jam operasional Butik Antam dalam seminggu hanya buka tiga hari yakni Senin, Rabu dan Jumat mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Namun untuk pembelian hanya melalui WhatsApp dan website www.logammulia.com.

"Dalam satu minggu kita buka tiga kali dan penjualan kembali dibatasi hanya untuk 15 konsumen. Dalam satu hari kalau untuk buy back dari jam 9 sampai jam 12, hari ini cuma lima orang saja," ujarnya.

Selain itu, kata Desi, emas yang sudah dibeli konsumen bisa diantar ke rumah, tentunya dengan tambahan ongkos kirim.

Dijelaskannya, saat Ramadan ini permintaan akan emas tinggi dibanding dengan orang yang menjual.

"Walaupun Covid-19 dan kondisi ekonomi begini, masih banyak yang beli emas," ungkapnya.

Ia mengaku harga emas dipengaruhi ekonomi dunia dan keamanan dunia. Saat ini emas dipercaya sebagai investasi yang menguntungkan.

(nat/tri bun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved