Omzet Pedagang Lemang Anjlok saat Ramadan Tahun Ini

Pedagang lemang yang membuka lapak di seputaran Bundaran Majestyk Medan mengeluh, karena omzetnya anjlok saat Ramadan tahun ini

Editor: Array A Argus
Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar
Deretan pedagang lemang di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Selasa (28/4/2020). 

MEDAN,TRIBUN-Lemang merupakan panganan khas yang terbuat dari beras ketan.

Selama ini, panganan yang dimasak dalam seruas bambu itu kerap disantap saat berbuka puasa dibarengi dengan tapai pulut hitam.

Namun, pada Ramadan kali ini, sejumlah pedagang lemang yang membuka lapak di Jalan Gatot Subroto, Medan Petisah mengeluh.

Berita Foto: Pedagang Takjil dan Pembeli Wajib Mengenakan Masker Guna Cegah Covid-19

Omzet mereka turun drastis. Menurut para pedagang, menurunnya penjualan lemang tak terlepas dari merebaknya wabah virus Corona/Covid-19.

Orang-orang yang biasa berburu panganan sebelum berbuka, kini malas untuk keluar rumah.

"Tahun-tahun sebelumnya, lemang ini banyak dibeli warga untuk santapan berbuka.

Sekarang, susah sekali lakunya. Apalagi sejak merebaknya virus corona ini," Mis, pedagang lemang di seputaran Bundaran Majetyk Medan, Selasa (28/4/2020).

Sepi Job, Pasangan Artis ini Alih Profesi Jadi Pedagang Nasi Goreng Kaki Lima Demi Menyambung Hidup

Perempuan berusia 62 tahun ini mengatakan, usaha lemang yang dilakoninya sudah turun temurun.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat juga memilih panganan lain untuk berbuka.

Sehingga pendapatan pedagang lemang seperti dirinya turun drastis.

Pasar Tiga Raja Parapat Bakal Berlakukan Konsep Titip Dagang Bagi Pedagang Luar Daerah

"Alhamdulillah, walaupun suami saya menjadi penarik becak, tapi belakangan ini ada juga yang memberi bantuan kami berupa beras.

Itulah yang jadi penolong agar kami tidak kelaparan," kata Mis menahan derai air mata.

Senada disampaikan Ani. Pedagang lemang yang membuka lapak tak jauh dari tempat Mis ini mengatakan ikut merasakan dampak dari merebaknya virus corona.

Di hari biasa, ia bisa menjual 15 sampai 20 batang lemang.

"Sekarang, bisa menjual lebih dari dua batang saja sudah lumayan," kata Ani.

Disinggung mengenai kondisi Ramadan kali ini, Ani menyebut penjualan lemang memang jauh menurun dari tahun sebelumnya.

"Harga lemang ini perbatangnya Rp 30 ribuan. Kemudian, kalau tapai pulutnya, sebungkus Rp 15 ribu," kata Ani.

Tidak hanya itu, ia juga menjual aneka kue yang harganya Rp 1.000.(cr22)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved