Pengiriman Barang E-commerce Tetap Berjalan meski Ada Pembatasan Penerbangan Komersial

Pembatasan penerbangan komersial memang akan menimbulkan tambahan waktu antara 2 hingga 5 hari pengiriman pesanan ke beberapa rute di luar Jawa.

Shutterstock
Bisnis e-commerce 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah RI menetapkan larangan penerbangan komersial antara 24 April hingga 1 Juni 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Namun peraturan tersebut tidak berlaku untuk penerbangan logistik dan kargo.

Menghadapi hal ini, salah satu E-commerce, Blibli mengatakan akibat pembatasan penerbangan komersial ini memang akan menimbulkan tambahan waktu antara 2 hingga 5 hari pengiriman pesanan ke beberapa rute di luar Jawa, dibandingkan kondisi normal.

"Karena biasanya pengiriman barang juga mengikuti jadwal penerbangan komersial. Namun dampak yang ditimbulkan relatif kecil pada keseluruhan operasional logistik pengiriman Blibli," ujar Executive Vice President (EVP) of Operations Blibli, Lisa Widodo kepada Tribun Medan, Rabu (29/4/2020).

Ia mengatakan dari sisi fasilitas logistik, saat ini Blibli telah mengoperasikan sebanyak 20 warehouse dan 32 hub yang tersebar di 15 kota besar, meliputi Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Makassar.

"Selain itu, infrastruktur warehouse didukung oleh armada kurir pengiriman BES yang menjaga agar pengiriman paket dapat dilakukan dengan cepat dan pelanggan menerima pesanan tepat waktu," katanya.

Dikatakannya, dukungan infrastruktur dan para mitra logistik membuat pihaknya siap melayani kebutuhan pelanggan meskipun dalam situasi pemberlakuan physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sehingga masyarakat memperoleh kebutuhan mulai dari sembako dan bahan makanan pokok, utilities dan sebagainya selama beraktivitas di rumah.

"Blibli juga menyediakan insentif bagi para penjual (seller) untuk menikmati fasilitas Fulfillment by Blibli (FBB), yaitu dimana seluruh infrastruktur logistik Blibli terbuka digunakan oleh para seller (penjual), mulai dari perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) hingga UMKM, agar mereka bisa menempatkan stok barang di warehouse Blibli dan saat ada pemesanan, pihak Blibli yang otomatis mengatur pengiriman paket," katanya.

Pelanggan Blibli juga dapat memanfaatkan fitur filter produk, di mana pelanggan bisa mencari lokasi seller disesuaikan dengan provinsi domisili pelanggan.

Sementara itu, E-commerce lainnya, Bukalapak dalam blognya menyampaikan sehubungan dengan pandemi COVID-19, terdapat sejumlah daerah di Indonesia yang mengalami kendala operasional dalam penjemputan dan pengiriman barang/paket, mulai tanggal 26 Maret 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved