7 Calon Perwira Polisi Positif Virus Corona, 9 Kasus Baru Covid-19

Tak ada yang menyangka kasus covid-19 satu klaster di Sukabumi, Jawa Barat, menulari sejumlah calon anggota polisi

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
dok/Kompas.com
Pembukaan pendidikan Setukpa Polri angkatan ke-49 di Sukabumi, Jawa Barat Selasa (3/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com - Tak ada yang menyangka kasus covid-19 satu klaster di Sukabumi, Jawa Barat, menulari sejumlah calon anggota polisi.

Tujuh orang polisi calon perwira yang mengikuti pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol Sukabumi, Jawa Barat positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengumumkan penambahan sembilan kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Kamis (30/4/2020).

KABAR GEMBIRA HARI INI Pelanggan 1.300 VA dan 900 VA Dapat Diskon PLN, Cara Mendapat Listrik Gratis

Tujuh dari sembilan pasien positif itu merupakan polisi yang berdomisili di Kota Kupang.

"Tujuh orang tersebut berasal dari salah satu klaster di Sukabumi, Jawa Barat. Mereka adalah anggota Polri," ungkap Dominikus kepada sejumlah wartawan, Kamis (30/4/2020).

Harga Oppo Terbaru Bulan Mei 2020, Smartphone Oppo Seri A: OPPO Find X dan Oppo A31, Oppo Seri F dll

Saat ini, tujuh polisi menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly, Kupang.

Sementara itu, dua pasien positif lainnya berasal dari klaster Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka merupakan peserta Ijtima Ulama.

Dua pasien itu kini diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Hingga saat ini, Pemprov NTT masih menunggu hasil dari 36 sampel swab yang dikirimkan ke Jakarta dan Surabaya.

"Yang belum ada hasil ada 36 sampel. Karena itu kita tinggal menunggu hasil dari Jakarta dan Surabaya. Mudah-mudahan secepatnya kita bisa ketahui," ujar Dominikus.

Dominikus mengatakan, total 10 kasus positif Covid-19 tercatat di NTT hingga saat ini.

Sebelumnya, pasien pertama Covid-19 di NTT telah dinyatakan sembuh.

Pasien yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) itu telah dipulangkan ke rumahnya.

Harga Oppo Terbaru Bulan Mei 2020, Smartphone Oppo Seri A: OPPO Find X dan Oppo A31, Oppo Seri F dll

KABAR GEMBIRA HARI INI Pelanggan 1.300 VA dan 900 VA Dapat Diskon PLN, Cara Mendapat Listrik Gratis

Pasien Covid-19 Enggan Diisolasi

Perdebatan terjadi antara seorang pasien yang mengidap covid-19 (virus corona) dengan petugas viral di media sosial.

Pasin tersebut enggan diisolasi.

Pasien tersebut pernah mengikuti Ijtima Ulama Sedunia di Gowa, Sulawesi Selatan.

//

Viral video seorang pasien positif Covid-19 enggan dibawa ke rumah sakit untuk diisolasi.

Pasien yang belakangan diketahui berinisial S (57) ini merupakan pasien positif Covid-19 nomor 229 yang berasal dari Kelurahan Cakranegara Barat, Kota Mataram.

Diketahui S mempunyai riwayat pernah mengikuti Ijtima Ulama Sedunia yang diselenggarakan di Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa pekan yang lalu.

 BEDA Besaran THR 2020 PNS, Anggota TNI-Polri dan Pensiunan, Gaji Ke-13 Molor dari Jadwal

Dalam video berdurasi 60 detik yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial, terlihat S berdebat alot dengan beberapa tim Satgas Covid-19 yang menggenakan APD lengkap, serta beberapa petugas lainnya.

Perdebatan terjadi saat petugas membujuk S untuk diisolasi.

Sontak S yang berpakaian abu-abu dan berpeci putih tampak berdiri di sebuah gerbang dan menjelaskan sesuatu kepada petugas, bahwa dirinya dalam keadaan sehat.

"Ini tidak ada tanda-tanda orang sakit Pak, tidak bisa kayak gini, ini dirusak nama Islam kalau begini," kata S membantah tim Satgas Covid-19 yang terekam dalam video.

Camat Cakranegara Erwan membenarkan peristiwa yang terjadi pada Rabu (29/4/2020) itu.

 DAFTAR Belasan Link Streaming TV dan Dowload Nonton Film Sepuasnya, Hempang Kejenuhanmu di Rumah

S, kata Erwan, awalnya dinyatakan positif Covid-19 sesuai informasi dari Pemprov NTB pada Rabu.

Namun, setelah pemeriksaan swab, S tidak melapor kepada kaling atapun lurah, sehingga tidak ada yang mengetahui bahwa S positif corona dan harus diisolasi.

 Petugas kemudian datang ke rumah S, tapi pasien ini tidak berada di kediamannya.

 LIVE STREAMING TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini, Soal dan Jawaban Lengkap dengan Videonya, Live TVRI

 BEDA Besaran THR 2020 PNS, Anggota TNI-Polri dan Pensiunan, Gaji Ke-13 Molor dari Jadwal

S diketahui berada di masjid Lingkungan Karang Kemong sedang melaksanakan shalat tarawih.

Erwan sempat bersitegang dengan S karena pasien ini enggan menuruti perintah dari tim Covid-19.

S merasa dirinya tidak terpapar virus corona.

"Sempat bersitegang dengan kami karena dia menganggap sehat tidak ada gejala," kata Erwan saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2020).

Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya S melunak dan mengikuti arahan dari Satgas Covid-19 untuk diIsolasi di RSUD Mataram.

 BEDA Besaran THR 2020 PNS, Anggota TNI-Polri dan Pensiunan, Gaji Ke-13 Molor dari Jadwal

(*)

 LIVE STREAMING TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini, Soal dan Jawaban Lengkap dengan Videonya, Live TVRI

 105 WNI Jemaah Tabliq Positif Covid-19, Total 597 Orang Positif di Luar Negeri, 32 Orang Meninggal

Dikutip dari kompas.com dan "7 Polisi di NTT Positif Corona, Punya Riwayat Perjalanan ke Sukabumi"

7 Calon Perwira Polisi Positif Virus Corona, 9 Kasus Baru Covid-19

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved