Bangkai Lembu Bikin Heboh Bahorok, Ada Bekas Cabikan dan Gigitan Harimau
Penemuan bangkai seekor lembu jantan dengan berat sekira 40 kilogram bikin heboh warga Bahorok, Langkat
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRI BUN-MEDAN.com, STABAT - Penemuan bangkai seekor lembu jantan dengan berat sekira 40 kilogram bikin heboh warga Dusun Tanjung Naman Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat, , Jumat (1/5/2020).
Pasalnya, badan lembu itu ditemukan goresan-goresan yang diduga bekas cabikan harimau.
Kejadian ini diketahui oleh pemilik lembu, Hendri Sembiring yang juga sekretaris Desa Lau Lamak. Dia kaget karena lembu peliharaannya berkurang satu.
"Awalnya merasa ada yang hilang lembunya, kami cari di sekitar lokasi ditemukan bagian kaki telah jadi bangkai. Sekitar 20 meter lagi ditemukan lagi bagian kepala dan ususnya," ujarnya.
Dari bekas luka pada badan lembu, kata dia, terlihat bekas cabikan cakar dan gigitan harimau.
Diduga harimau turun dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang berjarak 2 Km dari lokasi kejadian.
"Lembu yang diterkam itu sudah lepas dari ikatan di peristirahatan ternak, yang lain masih ada tujuh ekor, semuanya terikat. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5,3 juta. Saat ini ternak diungsikan ke perkampungan untuk penyelamatan," kata Sekdes.
Sementara Camat Bahorok, Dameka Putra Singarimbun ketika dikonfirmasi mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar hutan agar lebih waspada.
"Ternak peliharaan selayaknya diungsikan ke tempat yang lebih aman dan sebaiknya dikandangkan untuk kenyamanan dan penyelamatan," kata Camat.
Berkaitan itu Kepala Balai Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BBSDA) Sumut melalui Kepala Seksi Wilayah Binjai-Langkat, Herbert Aritonang ketika dikonfirmasi, mengatakan tim sedang melakukan penelusuran.
Ia menyebutkan, peristiwa yang hampis sama terjadi juga di Tangkagan Glugur Kecamatan Batang Serangan, Langkat.
"Tim BKSDA serta pihak TNGL serta lainnya sudah berada di lokasi. Kita masih menunggu hasil penelusuran dari tim," ujar Herbert.
(*)