Atlet Biliar Muhammad Fadli Tetap Latihan Pagi dan Sore selama Ramadan

Bagi atlet biliar Muhammad Fadli, Bulan Ramadan bukan alasan untuk bermalasan apalagi sampai berhenti latihan.

TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Atlet biliar Muhammad Fadli 

TRIBUN-MEDAN.com - Bagi atlet biliar Muhammad Fadli, Bulan Ramadan bukan alasan untuk bermalasan apalagi sampai berhenti latihan.

"Tetap jalani aktivitas seperti biasa. Saya tetap latihan, tapi porsi waktunya dikurangi. Biasanya latihan sampai dua jam dan sehari dua sesi. Tapi sekarang durasi latihan jadi satu jam dan sehari hanya satu sesi. Itu juga merupakan anjuran dari KONI Sumut," katanya, Jumat (1/5/2020).

Pria yang mendapat tiket untuk berlaga di PON XX Papua ini mengatakan, latihan adalah kebutuhan bagi atlet agar tetap fit.

Badannya yang biasa terlatih akan terasa berbeda jika ia berhenti olahraga.

"Bagi saya seorang atlet, latihan sangat dibutuhkan. Kalau tidak, badan saya bisa terasa pegal," katanya.

Pada bulan puasa, Fadli mengaku ia setiap pagi dan sore selalu melakukan gerakan seperti push up, dan shit up. Namun, akunya, selama puasa ini, dirinya tidak terlalu memporsir latihan.

"Takutnya kalau diporsir tubuh semakin memerlukan air yang sangat banyak. Makanya hanya latihan kecil dan bisa dibilang sekedarnya saja," ujarnya.

Karena berdisiplin dalam latihan dan menjaga menu makanan, Muhammad Fadli mengaku masih lancar menjalani puasa.

"Insya Allah sampai sekarang masih puasa. Dan memang setiap Ramadan tiba, saya tidak pernah tinggal puasa. Karena ini merupakan ibadah setahun sekali," katanya.

Tentang menu makanan, Fadli memperhatikan asupan gizi selama puasa.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved