Syaiful Ramadhan Kangen Bubur Sup Masjid Raya

Makanan khas Melayu Deli ini sudah puluhan tahun dibagikan di Masjid Raya Al Mashun Medan setiap Bulan Ramadan.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Syaiful Ramadhan (kanan) berusaha melewati kawalan pemain Bansar FC pada pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (8/2/2020). PSMS Medan berhasil menang melawan Bansar FC dengan Skor 4-0. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kapten PSMS Medan Syaiful Ramadhan mengaku sedih karena menikmati makanan khas yang rutin ada setiap bulan suci Ramadan; bubur sup atau bubur pedas.

Makanan khas Melayu Deli ini sudah puluhan tahun dibagikan di Masjid Raya Al Mashun Medan setiap Bulan Ramadan.

"Yang saya rindu tradisi setiap Ramadan itu ada makanan bubur pedas di Masjid Raya," kata Syaiful saat dihubungi, Jumat (1/5/2020).

"Puasa tahun ini cukup sedih juga karena enggak bisa cicipi makanan itu. Masjid Raya meniadakan tradisi ini di puasa kali ini karena Corona. Sedihlah enggak bisa rasakan makanan khas itu," tambahnya.

Selain itu, pemain berusia 31 tahun ini mengaku puasa tahun ini sangat berbeda suasananya. Sebab tahun lalu, Syaiful masih bisa merasakan latihan dan buka puasa bersama dengan rekan-rekan setim.

Ketika jelang berbuka puasa, mereka masih menjalani latihan ringan mengikuti program pelatih. Namun, tahun ini tak ada jadwal latihan dan hanya berlatih sendiri di rumah saja.

"Pastinya rindu bisa latihan bareng bersama meski puasa. Karena tahun lalu tim masih ada agenda latihan sebelum lebaran. Terus rindu juga momen buka bareng di Mes dengan kawan-kawan setim," ungkapnya. (lam)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved