Pemakzulan Wali Kota Siantar Kandas, MA Sudah Keluarkan Putusan

Mahkamah Agung (MA) membatalkan gugatan pemakzulan terhadap Wali Kota Siantar, Hefriansyah Noor yang didaftarkan sejumlah anggota DPRD Siantar

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Ekspresi Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor seusai mengikuti sidang dengan agenda keterangan saksi di Pengadilan Negeri, Medan, Kamis (6/2/2020). Hefriansyah hadir sebagai saksi kasus Operasi Tangkap Tangan di kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pematangsiantar. 

RAYA,TRIBUN-Gugatan yang dilayangkan anggota DPRD Siantar ke Mahkamah Agung (MA) untuk memakzulkan Wali Kota Siantar, Hefriansyah Noor kandas.

Sebab, usulan gugatan itu ditolak MA.

Dalam situs resmi MA www.mahkamahagung.go.id dijelaskan, bahwa putusan penolakan itu dilakukan pada 16 April 2020 lalu.

Usai Laporkan Pemakzulan Wali Kota Hefriansyah, Anggota DPRD Pematangsiantar Main Tiktok di Bali

"Kalau di situs seperti itu, ya itu sudah valid," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Dr Abdullah, Jumat (1/5/2020).

Ia mengatakan, dirinya belum bisa merinci lebih lanjut apa alasan penolakan itu.

Yang pasti, kata Abdullah, jika informasinya sudah tertera di lama resmi MA, maka itu sudah valid.

DPRD Pematangsiantar Perlihatkan Berkas Pemakzulan Wali Kota Hefriansyah Noor ke MA dan KPK

"Kebetulan saya work from home (WFH) juga.

Senin depan kita komunikasi lagi ya.

Karena saya pun baru tahunya dari Anda," kata Abdullah.

Ia mengatakan, nanti alasan-alasan majelis hakim akan diumumkan lebih lanjut di laman situs MA.

Berita Foto: Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor Mengikuti Sidang Sebagai Saksi Kasus OTT

Halaman
1234
Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved