Pemko Akan Ambil Alih Pengelolaan Medan Zoo Selama Pandemi
Pemerintahan Kota (Pemko) Medan akan mengambil alih pengelolaan Medan Zoo selama pandemi Covid-19 ini.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintahan Kota (Pemko) Medan akan mengambil alih pengelolaan Medan Zoo selama pandemi Covid-19 ini.
Hal tersebut dikarenakan pihak pengelola yakni Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan, kehilangan pendapatan, sehingga operasional Medan Zoo terpaksa berhenti sementara.
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan saat ini pendapatan Medan Zoo tidak cukup untuk memberi makan seluruh hewan yang yang ada.
Dalam sebulan biaya yang dikeluarkan untuk makan hewan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
"Nanti ditangani oleh Gugus Tugas karena hewan-hewan itu wajib dikonservasi, tetap jadi tanggung jawab pemerintah. Jika ada masyarakat yang mau bantu, kami ucapkan terima kasih," katanya.
Akhyar mengatakan biaya makan hewan di Medan Zoo untuk sementara akan dibebankan ke Pemko Medan. Namun, Medan Zoo tetap terbuka apabila ada warga atau kelompok masyarakat yang ingin membantu.
"Karena itu terdampak dari Covid-19. Itu tanggung jawab pemerintah. Karena seluruh hewan tersebut adalah hewan wajib konservasi," katanya.
Selanjutnya, kata Akhyar, Dinas Pertanian dan Tim Gugus Tugas akan mengupayakan agar kebutuhan makan semua hewan tetap terpenuhi.
"Maka diambil alih oleh Pemko Medan. Gugus tugas dan Pemko Medan menugasi Dinas Pertanian untuk menangani konservasinya," katanya.
Saat ditanya sampai kapan, Akhyar mengatakan hingga pandemi berakhir. Sebab hingga saat ini belum diketahui kapan pandemi akan berakhir.
"Saya kira nanti akan saya cek dulu, tapi sudah diskusi tinggal operasional penganggarannya. Menjadi tanggung jawab pemko sampai nanti ini selesai, kita nggak tahu kapan Covid-19 ini selesai," katanya.
Di sisi lain, Dirut PD Pembangunan, Putrama Alkhairi mengatakan saat ini pihaknya telah membuat gerakan Koin Penyelamat Satwa Medan Zoo.
Gerakan peduli satwa kota Medan tersebut mengajak warga bergotong royong untuk mendonasikan koin yang akan dipergunakan untuk memberi makan satwa.
Gerakan tersebut dilakukan sebab pendapatan dari Kebun Binatang Medan Zoo terhenti karena harus ditutup sementara lantaran pandemi.
Ia menjelaskan donasi koin tersebut dapat langsung diantarkan ke Jalan Sutomo Nomor 2 - 4 Medan, atau pun dapat langsung dijemput oleh tim dengan menghubungi kontak 085761257061 atau 085296386525.
"Sudah mulai publik memberikan dukungan melalui koin peduli satwa, kenapa koin karena kita semua sedang susah, jadi kalau koin semua lapisan bisa memberikan bantuan. Artinya kami memberi ruang yang luas ke publik untuk partisipasi terhadap satwa, sejak Senin koin yang terkumpul sudah lumayan," katanya.
Selain berimbas pada berkurangnya asupan makan hewan di Kebun Binatang Medan Zoo, minimnya pendapatan PD Pembangunan Kota Medan karena virus corona, juga berdampak pada pegawai.
Sebanyak 171 pegawai PD Pembangunan dirumahkan selama dua bulan belakangan.
Pada bulan Maret 2020 lalu mereka diketahui hanya menerima gaji 20 persen dari gaji normal.
Putrama Alkhairi mengatakan, gaji yang diterima pegawai hanya 20% dikarenakan Medan Zoo serta Kolam Renang Deli terpaksa tutup sementara karena Pandemi Covid-19.
"Bulan Maret 20 persen benar, bulan April belum tahu masih usaha," katanya.
Putrama mengatakan Senin 4 Mei, pihaknya akan melakukan rapat dengan pemko Medan untuk mencari solusi untuk makan hewan maupun gaji karyawan.
"Bulan April ini belum dibayar, belum tau apakah kembali 20% atau tidak, Senin besok mau rapat dengan pemko," katanya.
(cr21/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/medan-zoo-donasi.jpg)