Warga Satu Dusun Terpaksa Diisolasi Karena Dikhawatirkan Terpapar Covid-19

Warga satu dusun di Simalungun terpaksa diisolasi pemerintah karena dikhawatirkan terpapar virus corona

TRIBUN MEDAN/ALIJA
BUPATI Simalungun JR Saragih melaporkan seorang warga Dusun Sidodadi, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa positif Covid-19 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. 

RAYA,TRIBUN-Warga Dusun Sidodadi, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun terpaksa diisolasi mandiri.

Sebab, sebelumnya ada satu warga di sana yang dinyatakan positif terpapar Corona/ Covid-19.

Menurut Bupati Simalungun, JR Saragih, tindakan isolasi mandiri terpaksa dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus asal Tiongkok ini.

Pemkab Simalungun Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Bagi Pendatang dan TKI, Berkapasitas 200 Orang

"Jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri ada 358 orang.

Selama masa isolasi, tentunya Pemkab Simalungun akan mendistribusikan kebutuhan berupa sembako," kata JR Saragih, kemarin (30/4/2020).

Tidak hanya sembako, Pemkab Simalungun juga akan menyuplai sejumlah vitamin.

Kata JR Saragih, selama 14 hari masa isolasi, Dusun Sidodadi akan dipantau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sehingga, ketika ada keluhan di antara masyarakat, maka akan lebih cepat ditangani.

Diam-diam Pulang Kampung, Satpam Positif Covid-19 Ogah Isolasi Mandiri, Bermain Voli dengan Warga

"Selama 14 hari masa isolasi, semua kebutuhan masyarakat akan kami distribusikan.

Kemudian, kesehatan warga juga akan kami cek setiap saat," kata JR Saragih.

Mengenai pasien positif corona asal Desa Sidodadi, lanjut JR Saragih, saat ini sudah dirawat di RSUD Perdagangan.

Satgus Covid-19 Karo Arahkan Keluarga PDP yang Dirujuk ke Medan Isolasi Mandiri di Rumah

Sementara itu, Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Akmal H Siregar menambahkan, pasien positif corona asal Desa Sidodadi itu memiliki riwayat perjalanan ke Medan.

Setelah dari zona transmisi corona itu, pasien pulang kampung dan mengalami gangguan kesehatan, sehingga dirawat di salah satu rumah sakit di Pematangsiantar.

"Setelah dirawat di rumah sakit yang ada di Siantar, pasien itu kemudian dirujuk ke RSUD Perdagangan sebagai rumah sakit rujukan perawatan Covid 19," pungkas Akmal.(alj)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved