Dokter Tim PSMS Larang Pemain Makan Gorengan dan Minum Es

Selama vakum masa kompetisi akibat pandemi, manajemen dan ofisial terus memantau perkembangan para pemain yang menjalankan latihan mandiri.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Selebrasi pemain PSMS Medan Rachmad Hidayat bersama rekan setimnya seusai mencetak gol ke gawang KKBO United saat laga uji coba di Stadion Teladan, Medan, Selasa (10/3/2020). PSMS Medan hanya unggul 2-1 melawan KKBO United. 

TRIBUN-MEDAN.com - Selama vakum masa kompetisi akibat pandemi, manajemen dan ofisial terus memantau perkembangan para pemain yang menjalankan latihan mandiri.

Termasuk dokter tim PSMS, dr Indra Feriadi yang bertugas memberi masukan agar pemain tetap bugar dan siap tempur. Karena saat ini banyak pemain yang sedang berpuasa, ia pun rajin mengingatkan untuk menjalankan diet khusus bulan puasa.

"Untuk pemain yang tetap berlatih, kami anjurkan konsumsi air yang cukup. Bagi yang berpuasa dapat dipenuhi ketika sahur dan buka puasa. Tapi, di Bulan Ramadan ini diharapkan untuk bisa minimalisir minum es dan jangan makan gorengan," ujar Indra saat dihubungi, Minggu (3/5/2020).

Menurut Indra, makanan yang baik selama berbuka puasa adalah buah-buahan dan sayuran. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya dehidrasi saat menjalankan program latihan mandiri.

"Biar tidak cepat lelah atau dehidrasi pas latihan, selain banyak minum air putih, dibarengi dengan makan buah-buahan dan sayuran. Jangan makan makanan yang banyak mengandung minyaknya," tambahnya.

Untuk pemain yang tidak berpuasa, ia tetap menyarankan jaga pola makanan.

"Kalau buat pemain yang enggak puasa, sebaiknya beraktifitas seperti biasa saja. Bisa latihan pagi dan sore. Tetap jaga pola makanannya," bebernya.

Indra juga tak henti-hentinya mengingatkan para penggawa PSMS menjaga pola hidup bersih.

Ia meminta tim untuk tetap mengikuti semua anjuran pemerintah terkait pembatasan aktivitas di luar rumah.
"Selama masih ada Covid-19 ini tetap juga jaga kesehatan dan hidup bersih. Kurangi aktifitas di luar rumah. Kalaupun mau latihan di luar rumah tetap ikut anjuran pemerintah. Pakai masker dan cuci tangan," pungkasnya. 

Jangan Sampai Melar

Dokter tim PSMS Medan, dr Indra Feriadi menganjurkan kepada pemain yang berpuasa untuk berlatih ringan. Ia sarankan kepada pemain untuk berlatih maksimal 60 menit saja bagi yang berpuasa.

"Kalau untuk menjaga kebugaran, durasi latihan tidak perlu lama. Cukup 30-45 menit saja atau maksimal 60 menit. Tapi ini tergantung dari jenis latihan yang diterapkan pemain," ujar Indra.

Indra menyarankan kepada pemain menerapkan latihan ringan dengan perbanyak dengan bola. Ia tak menganjurkan latihan fisik dengan instensitas tinggi selama berpuasa.

Yang terpenting menurut Indra, pemain jangan sampai bertambah berat badannya. Apalagi, saat momen Lebaran nanti ia prediksi pemain bakal banyak makan.

"Cukup yang ringan sedang sajalah latihannya, tidak usah sampai diporsir ke fisik. Hanya sekadar jaga daya tahan tubuh dan sentuhan bola saja, agar tidak hilang. Jangan sampai melar tubuhnya," bebernya. (lam)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved