Kadis Perkim Rela TPA Tadukan Raga Diperlambat, Sejumlah Kecamatan Terpaksa Rogoh Kocek Lebih

Proyek TPA TAdukan Raga terpaksa ditunda karena berbagai alasan, satu diantaranya menyangkut penanganan virus corona

Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Pengendara sepeda motor melintas di dekat tumpukan sampah yang ada di Jln Ibnu Khattab Tanjung Morawa, Deliserdang, Minggu (3/5/2020). 

PAKAM,TRIBUN-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunda pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang.

Alasannya, tak lain karena pemerintah tengah fokus menghambat penyebaran virus Corona/Covid-19.

"Proyeknya ini senilai Rp 35 miliar. Ditunda sampai batas waktu yang belum ada," kata Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Deliserdang, Hery Lubis, Minggu (3/5/2020).

Prank Waria Beri Sembako Isi Sampah, Maell Lee Naik Pitam: Mending Berantam Samaku, Satu Lawan Satu!

Ia mengatakan, begitu mendapat kabar buruk ini, dirinya merasa agak sedikit kecewa.

Sebab, mereka sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Balai Prasarana Perkim yang ada di Medan.

Kemudian, jika pembangunan proyek ini ditunda, maka akan berdampak pada sejumlah kecamatan, yang kini harus membuang sampah ke lokasi agak jauh di Kecamatan Kutalimbaru.

DICARI! Youtuber Ferdian Paleka, Konten Prank Sembako Isi Sampah ke Waria, Ngamuk, Diburu Polisi

"Kordinasi sama orang Kementerian jangan ditunda sama sekali, tapi agak diperlambat tidak apa-apa biar lanjut lagi tahun 2021.

Kita dapat informasinya melalui telepon, tertulisnya enggak ada," kata Hery.

Dari informasi yang ia peroleh, penundaan proyek tak hanya karena corona saja.

Ada juga yang menyebut bahwa penundaan proyek akibat proses pelelangan.

Halaman
123
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved