Breaking News:

Penerapan Cluster Isolation di Medan

Larangan Mudik, Ditlantas Polda Sumut Paksa 533 Kendaraan yang Membandel Putar Balik

Kepolisian akan terus melakukan penjagaan di sejumlah Pospam dan Check Point. Hal ini dilakukan dalam mencegah warga melakukan mudik selama pandemi.

TRIBUN MEDAN/FADLI
DIREKTUR Lalulintas (Dirlantas) Poldasu Kombes Pol Kemas Ahmad Yamin saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu, Rabu (22/4/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Imbauan-imbauan larangan mudik yang tengah digalakkan oleh pemerintah, Polri dan TNI untuk dapat memutus rantai penyebaran virus Covid-19, masih terus dilakukan di wilayah perbatasan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tri bun Medan pada Senin (4/5/2020), sebanyak 533 unit kendaraan yang terdiri dari bus, mobil, dan sepeda motor dipaksa putar balik oleh Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumatera (Poldasu) karena tetap membandel untuk melakukan mudik.

Jumlah tersebut didapat sejak dikeluarkannya larangan mudik oleh M Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang berlaku mulai 24 April lalu, hingga saat ini.

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Poldasu Kombes Pol Kemas Ahmad Yamin mengatakan, sejauh ini sudah ada 553 kendaraan yang dipaksa putar balik.

"Adapun kendaraan-kendaraan tersebut terdiri dari 88 unit bus, 238 unit kendaraan roda empat, dan 207 unit kendaraan roda dua atau sepeda motor," ujarnya.

Terapkan Perwal Kota Medan tentang Karantina, Jika Keluar Rumah Tak Pakai Masker, KTP Akan Ditahan

Untuk wilayah, lanjut Kombes Yamin, jumlah kendaraan terbanyak diputar balik, terdapat di wilayah hukum Polres Deliserdang yaitu sebanyak 182 unit kendaraan.

Lanjutnya, disusul Polres Siantar sebanyak 146 unit kendaraan, lalu Polres Tebing Tinggi sebanyak 77 unit kendaraan.

Kemudian Polres Labuhanbatu 19 unit, Polres Samosir 10 unit, Polres Tanah Karo sebanyak 53 unit kendaraan, Polres Binjai 41 unit kendaraan, Polres Batubara 4 unit dan Polres Tapsel 1 unit kendaraan.

"Kami akan terus melakukan penjagaan di sejumlah Pospam dan Check Point. Hal ini dilakukan dalam mencegah warga melakukan mudik selama pandemi Corona untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," pungkasnya.(mft/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved