Breaking News:

Ramadhan 2020

Masjid Al Musabbihin, Kaya Program Bermanfaat Bagi Masyarakat Muslim Medan

Keunikan masjid tak hanya terletak pada konsep arsitekturnya. Melainkan, program-program masjid pun menjadi keunikan tersendiri.

Penulis: Aqmarul Akhyar | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar
Masjid Al Musabbihin, yang terletak di komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih), Jalan Setia Budi, Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara. 

"Ya warga kami, kami imbau untuk memberikan paket sembako pada bulan Ramadan kali ini. Karena, kalau ramadan tahun lalu kami mengimbau setiap blok untuk memberikan bantuan takjil dan nasi kotak. Tapi saat ini, tak ada acara buka puasa bersama, maka kami megimbau memberikan berupa sembako," ucapnya.

Lanjutnya, paket sembako yang dibagikan sudah berjalan dari puasa pertama Ramadan 1441 H. Ada pun paket yang sudah dibagikan sampai saat ini sekitar 500 paket sembako. Ia juga menjelaskan, selama Ramadan 1441 H pihak IKMT Masjid Al Musabbihin sudah mendata, bahwa 700 orang yang akan mendapatkan paket sembako.

"Kalau yang kami data 700 orang yang akan mendapatkan paket sembako untuk penduduk sekitar komplek Tasbih ini ya. Jadi kami sebarkan itu paketnya yang di daerah luar komplek Tasbih dan masjid-masjid yang ada di sekitar masjid Al Musabbihin ini," katanya.

Rencana target pemberian sembako oleh pihak IKMT Masjid Al Musabbihin sampai 3 hari sebelum lebaran. Lalu, Masjid Al Musabbihin yang memilki kapasitas menampung jemaah hingga 3.000 orang. Masjid ini juga memiliki bangunnya sebuah sekolah SD dan SMP yang bersebelahan dengan gedung masjid Al Musabbihin.

Selain itu Amir Hamza, menjelaskan masjid Al Musabbihin juga mempunyai sebuah Koperasi Syariah Baitul Mal Tasbih (BMT), yang berdiri sejak pertengahan tahun 2014. Tujuannya untuk membantu pedagang-pedagang kecil yang ada disekitar perumahan Tasbih.

“Agar mereka bisa meminjam dengan menggunakan sistem bagi hasil, jadi tidak meminjam kepada rentenir, ini kita buat untuk mengalahkan rentenir,“ ujarnya.

Sambungnya, sumber dananya sendiri dari anggota IKMT, dengan meletakkan uangnya di koperasi tersebut. Bahkan anggota koperasi tersebut, sama sekali tidak pernah meminjam. Karena, koperasi tersebut memang dipinjamkan kepada masyarakat luar yang membutuhkan seperti pedagang-pedagang kecil.

Selanjutnya, Masjid Al Musabbihin juga mempunyai ATM beras dan mungkin hanya satu-satunya yang ada dikota Medan. ATM beras ini berasal dari sumbangsih Smansa Medan Muslim Community (SMMC). Dalam hal ini juga, IKMT mencari data-data masyarakat sekitar yang membutuhkan, dan selanjutnya SMMC yang menyusun berapa besaran beras, yang didapatkan oleh setiap warga yang membutuhkan.

"Jadi setiap warga mendapatkan beras tergantung berapa jumlah keluarga satu rumah. Misalnya satu keluarga ada empat orang maka tiap minggu dapat empat kilogram, kalau dua orang maka hanya dua kilogram per minggu. ATM ini sangat bermanfaat bagi mereka, kami mengharapkan mereka rajin shalat ke masjid untuk berjamaah," katanya.

Untuk cara penggunaannya sangat mudah, hanya dengan menggesekkan kartu ke tempat yang telah disediakan. Setelah memberikan sinyal maka beras akan keluar dari bawah sesuai jumlah dari kartu yang telah diprogram. Kemudian, untuk kapasitas ATM beras ini berjumlah 250 liter beras.

(cr22/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved