Jersey Bersejarah Egy Maulana Laku Rp20 Juta, Uangnya Disumbangkan

Pemain jebolan Sekolah Sepakbola Tasbi, Medan, Egy Maulana Vikri, menjual jersey debutnya bersama Lechia Gdansk dengan nomor punggung 10.

TRIBUN MEDAN/INSTAGRAM.COM/LECHIA_GDANSK
Egy Maulana Vikri Saat memasuki Stadion Energa Gdansk saat Lechia Gdansk melawan Wisla Krakow, dalam lanjutan pekan ke-23 Ekstraklasa, Sabtu (23/2/2019) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemain jebolan Sekolah Sepakbola Tasbi, Medan, Egy Maulana Vikri, menjual jersey debutnya bersama Lechia Gdansk dengan nomor punggung 10 seharga Rp20 juta.

Jersey tersebut dilelang lewat akun Instagram pribadinya @egymaulanavikri selama tiga hari sejak 1 Mei lalu.
Tak hanya bersejarah, jersey yang bertuliskan nama Egy MV itu juga dibubuhi oleh tanda tangan rekan-rekan setimnya.

"Halo teman-teman, saya Egy Maulana akan melelang Jersey @lechia_gdansk yang saya kenakan saat pertama kali line up di tim utama dan penuh tanda tangan seluruh pemain. Hasilnya akan didonasikan ke https://kitabisa.com/campaign/appihipmilawancorona @appi.official," tulis Egy, Senin (4/5/2020).

Selama tiga hari proses lelang dibuka, Egy turut membuka kolom komentar pada postingan tersebut. Lelang itu dibuka dengan harga awal Rp3 juta dan berlanjut dengan kelipatan Rp100 ribu untuk setiap tawaran.
Tampak lebih dari 800 komentar netizen meramaikan postingan Egy tersebut.

Jersey bersejarah milik Egy di Lechia Gdansk tersebut akhirnya laku dilelang dengan harga Rp 20 juta. Adalah pemilik akun IG @mas_klentheng alis Didik yang menawar dengan harga tertinggi dan akhirnya mendapatkan jersey itu.

"Sold. Thank you @mas_klentheng. Semoga berkah," tulis Egy dalam insta storynya," Senin sore.
Jersey berwarna gelap itu dipakainya saat pertama kali masuk starting line up di tim utama klub Liga Polandia, Lechia Gdanks melawan Wisla Krakow di Stadion Energa Gdansk, 28 Juli 2019 lalu.

JERSEY Lechia Gdansk milik Egy Maulana Vikri yang dilelang demi perangi Covid-19.
JERSEY Lechia Gdansk milik Egy Maulana Vikri yang dilelang demi perangi Covid-19. (TRIBUN MEDAN/HO)

Gelandang 19 tahun asal Medan itu tampil sebagai starter dengan jersey nomor 10. Pelatih Piotr Stokowiec saat itu memainkan pola 4-3-3 dengan menempatkan Egy sebagai wing kanan. Namun, laga berakhir seri tanpa gol.

Meski tampil 45 menit, penampilan Egy cukup memukau karena mampu melakukan aksi nutmeg melewati kolong kaki lawan.

Dalam aksi sosial ini, Egy juga tak sendirian. Sebagai pemain Selain Egy, pesepakbola Indonesia lainnya yang melalang jersey dan koleksi peralatan olahraga untuk membantu penanganan wabah adalah Riko Simanjuntak, Boaz Solossa, Risky Pora, Bayu Gatra, Samsul Arif dan lainnya.

"Bersama menangkan pertarungan ini. Kita satu tim melawan covid-19!" kata Egy. (can)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved