Kisah Radiografer Relawan Covid-19 di RS Gl Tobing, Hampir Pingsan saat Pakai APD

Seorang radiografer yang menjadi relawan Covid-19, Dwi Indah Apriliani berbagi cerita mengenai pengalamannya selama sebulan bertugas di RS GL Tobing.

HO
Dwi Indah Apriliani, radiografer yang tergabung dalam relawan Covid-19 di RS GL Tobing. 

TRIBUN-MEDAN.com - Selain dokter dan perawat, peran profesi radiografer juga menjadi bagian penting dalam penanganan Covid-19.

Radiografi umumnya digunakan untuk melihat benda tak tembus pandang, termasuk bagian dalam tubuh manusia. Gambaran benda yang diambil dengan radiografi disebut radiograf.

Seorang radiografer yang menjadi relawan Covid-19, Dwi Indah Apriliani berbagi cerita mengenai pengalamannya selama sebulan bertugas di RS GL Tobing.

Salah satu pengalaman berkesan adalah saat pertama kali menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap yang menyebabkan ia tidak bisa bernafas secara leluasa.

Dwi mengaku hampir pingsan padahal saat itu jumlah pasien yang harus difoto cukup banyak.

"Kebetulan di sini proses foto atau pengambilan gambarnya itu masih manual. Jadi pasien harus dibawa ke ruang gelap untuk melakukan proses pengambilan gambar."

"Berbeda dengan tempat tugas saya yang sebelumnya yang sudah lebih canggih. Kondisi ruangan yang saat itu hampa udara membuat benar-benar sulit bernafas dan memang merasa enggak sanggup lagi. Saat itu langsung komunikasi ke pasien bahwa proses foto ditunda dulu karena sudah enggak sanggup lagi dan mau pingsan," ungkapnya, Senin (4/5/2020).

Karena panik ia sempat hampir membuka APD secara asal- asalan karena sudah tidak sanggup lagi dan kehabisan nafas.

"Di awal kan sudah diajarkan bagaimana prosedur memakai dan membuka APD, di situ rasanya sudah mau asal-asal saja bukanya karena memang sudah enggak ada lagi dapat okskgen. Saat sudah sampai di ruangan khusus membuka APD, saya mengesot ke kamar mandi terus terbaring di kamar mandi, barulah enggak berapa lama balik normal lagi nafas saya. Itu pengalaman pertama kali memakai APD ini," katanya.

Dwi pun menceritakan tentang hal tersebut kepada ke dua orang tuanya di rumah. Kini sudah hampir satu bulan lebih dirinya bertugas, Dwi mengaku mulai terbiasa menggunakan APD.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved