THR Pemain PSMS Segera Cair, Legimin: Terima Kasih Buat Manajemen

Para penggawa PSMS Medan beserta tim pelatih dan ofisial bisa tetap tersenyum saat merayakan Idul Fitri tahun ini.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Legimin Raharjo (kiri) dan Eli Nasoka mengikuti latihan di Stadion Kebun Bunga, Medan, Selasa (3/3/2020). PSMS Medan akan melakoni laga uji coba, sebelum pembukaan Liga 2. 

TRIBUN-MEDAN.com - Para penggawa PSMS Medan beserta tim pelatih dan ofisial bisa tetap tersenyum saat merayakan Idul Fitri tahun ini.

Meski kompetisi tengah dihentikan akibat pandemi virus Corona atau covid-19, manajemen PSMS tetap berupaya akan mengucurkan tunjangan hari raya (THR). 

Rencananya THR tersebut akan dibagikan sebelum tiba Lebaran.

"Kalau dengan kondisi ini, kami paling tidak seminggu sebelum lebaran. Pada awal bulan Mei ini kami konsentrasi untuk pembayaran gaji 25 persen. Karena sekarang ini kami ada dua termin pembayaran gaji, tanggal 10 dan 17," ujarnya, Senin (4/5/2020) sore.

Mulyadi mengakui saat ini PSMS sama sekali tak punya pemasukan dari jalannya pertandingan akibat liga dihentikan. Karena itu, manajemen terus berusaha untuk mencari dana untuk bisa menutupi THR pemain.

Lebih lanjut kata Mulyadi, saat ini sudah ada sejumlah pihak ketiga di luar sponsor awal PSMS yang bersedia berkerja sama. Selain itu, manajemen PSMS juga masih terus berusaha mencari dari donatur ataupun mungkin dari pihak ketiga lainnya.

Gelandang PSMS Medan, Legimin Rahardjo, mengatakan umumnya para pemain menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada momen Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya.

"Di tahun-tahun sebelumnya sejak 2017 lalu sampai tahun kemarin, kita masih dapat (THR). Tapi untuk tahun ini belum tahu," kata Legimin, Senin (4/5/2020).

Pesepakbola berusia 38 tahun itu mengakui bahwa pemberian THR bukanlah sebuah kewajiban bagi manajemen. Sebab bonus semacam THR tersebut tak ada dalam klausul kontrak.

"Kalau masalah THR memang kebijaksanaan manajemen saja. Karena menang THR itu enggak ada di dalam kontrak," katanya.

Karena itu, Legimin pun mengapresiasi usaha manajemen yang terus mencari dana untuk mengusahakan para pemain, pelatih dan ofisial tim PSMS mendapat THR di tahun ini. Harapannya THR tersebut bisa kembali terealisasi.

"Terima kasih buat manajemen yang pastinya. Karena dengan situasi sekarang ini masih memperhatikan pemain dengan mengupayakan THR. Kalau memang ada tahun ini kami bersyukur sekali. Kalau memang enggak ada, kita juga harus bisa ngerti dengan kondisi klub-klub sekarang dengan tidak adanya kompetisi," pungkasnya. (can)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved