Breaking News:

Jika Kepling di Sei Agul Medan Terbukti Pungli Pengurusan KTP, Ketua DPRD Medan: Wajib Diberhentikan

Apabila Kepling di Kelurahan Sei Agul 5, Kecamatan Medan Barat yang diduga melakukan pungli terbukti, maka wajib ditindak tegas.

Tribun-Medan.com/Gita Tarigan
Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua DPRD Medan, Hasyim menanggapi kasus dugaan pungli pembuatan KTP elektronik di Kelurahan Sei Agul 5, Kecamatan Medan Barat.

Ia mengatakan apabila Kepling yang diduga melakukan pungli terbukti, maka wajib ditindak tegas.

“Kalau memang Kepling itu tidak bisa menjalankan amanahnya sebagai pelayan masyarakat. Ambil tindakan tegas, berupa pemecatan. Banyak orang yang sanggup dan lebih baik untuk menggantikannya,” ucap Hasyim saat dikonfirmasi via WA, Kamis (7/5/2020).

Politisi PDIP tersebut mengatakan agar kasus tersebut menemui titik terang, sebaiknya Pemko Medan melalui Kabag Tapem, segera mengevaluasi kinerja Kepling 5 Kelurahan Sei Agul tersebut.

Apalagi hal ini terjadi ditengah pandemi yang notabenenya masyarakat banyak yang kesulitan secara ekonomi.

Percepat Pengurusan KTP, Kepling Sei Agul Medan Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu, James Membantah

"Baik itu Camat, Lurah ataupun Kepling tidak dibenarkan mengutip uang pengurusan data diri masyarakat, baik itu KTP maupun KK. Sebab, mereka sudah menerima gaji setiap bulannya, dan uang gaji mereka itu berasal dari uang masyarakat," katanya.

Apalagi katanya sekarang ini masyarakat banyak yang mengalami pengurangan pendapatan akibat pandemi virus Corona.

Sehingga warga sangat berharap kepada bantuan dari pemerintah, dengan catatan harus mempunyai KTP.

“Jadi jangan ditambah lagi beban hidup mereka dengan biaya tambahan (uang jasa) untuk pengurusan KTP, sementara untuk makan sehari-hari saja sudah susah. Jadi kalau terbukti Kepling 5 itu bersalah, segera ganti dengan yang lain," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Medan, Ihwan Habibi ketika dikonfirmasi melalui selulernya, mengatakan baru mengetahui permasalah tersebut dan akan menindak lanjuti dengan akan memanggil Lurah Sei Agul dan  Camat Medan Barat pada Hari Jumat (8/5/2020).

"Ya, terimakasih atas informasinya, saya akan tindak lanjuti dengan akan memanggil Lurah dan Camat, untuk mendengarkan penjelasannya," katanya.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved