BKD Sumut Pastikan Sudah Imbau ASN untuk Tidak Mudik

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, Syafaruddin Lubis mengatakan imbauan kepada seluruh ASN untuk tidak mudik, sudah dikeluarkan.

Tribun Medan
Presiden Jokowi resmi larang warga mudik, Selasa (21/4/2020) 

TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN - Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, Syafaruddin Lubis mengatakan imbauan kepada seluruh ASN untuk tidak mudik, sudah dikeluarkan.

"Sudah kita imbau kepada semua ASN agar tidak melakukan mudik," kata dia, melalui sambungan telepon genggam, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya mengikuti kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"Kita mengikuti kebijakan yang telah dilakukan oleh pusat, sampai dengan saat tidak diperbolehkan ASN keluar dan melakukan mudik," jelasnya.

Saat ditanya, sanksi apa yang diberlakukan bagi ASN yang nekat mudik, ia mengaku lupa.

"Lupalah aku sanksi apa yang diberlakukan kepada ASN yang nekat," ujar dia.

Akan tetapi, pihaknya sudah meminta kepada seluruh ASN tidak pulang kampung. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Kebijakan larangan mudik Lebaran sudah dikeluarkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo melalui Surat Edaran Menpan-RB No 41/2020 tertanggal 6 April.

ASN yang ketahuan mudik sejak 9 April akan mendapatkan hukuman berat.

Hukuman berupa penurunan pangkat selama tiga tahun, status nontugas, pemberhentian jabatan, hingga pemberhentian dengan hormat.

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved