PSSI Batal Gelar Rapat Virtual soal Kelanjutan Kompetisi, Sekum PSMS: Minggu Depan Diputuskan

PSSI berencana menggelar rapat membahas kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 Jumat (8/5/2020) siang. Tapi agenda rapat itu batal digelar secara mendadak

TRI BUN MEDAN/Ilham Fazhir Harahap
Sekum PSMS Medan, Julius Raja 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - PSSI berencana menggelar rapat membahas kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 Jumat (8/5/2020) siang. Tapi agenda rapat itu batal digelar secara mendadak.

Salah satu anggota Exco PSSI, Ahmad Riyadh, membenarkan bahwa federasi sepak bola Indonesia itu batal melakukan rapat virtual. Seharusnya, rapat virtual tersebut dilakukan PSSI pada Jumat (8/5/2020) pukul 14.00 WIB.

Batalnya rapat virtual dikarenakan ada agenda FIFA yang ingin berkomunikasi dengan membernya, termasuk PSSI. FIFA akan melakukan teleconference kepada PSSI terkait kabar terbaru Piala Dunia U-20 2021 yang akan digelar di Indonesia.

Klub Liga 2 PSMS Medan yang masih menunggu kabar dari PSSI kelanjutan kompetisi masih bersabar.

Walaupun putusannya ditunda, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja menilai PSSI pasti akan memutuskannya dalam waktu dekat.

"Kalau kita dari PSMS prinsip menunggu arahan dan kebijakan yang dikeluarkan PSSI. Walaupun hari ini tertunda keputusannya, mungkin dilihat waktu yang tepat. Artinya baik klub dan pemain menunggu kepastian," ujar Raja saat dihubungi, Jumat (8/5/2020).

Raja mengatakan keputusan nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan ditentukan pekan depan.

Ia sudah berkomunikasi dengan Exco PSSI apa penyebab ditundanya rapat virtual tersebut.

"Barusan saya komunikasi dengan Exco PSSI tentang tertunda rapat secara virtual itu. Karena ada agenda mendadak dari FIFA untuk komunikasi dengan federasi. Dan dia menyatakan minggu depan akan diputuskan. Artinya masih ada waktu bagi klub menunggu sampai minggu depan," bebernya.

Selain itu, Raja juga menyinggung soal gaji pemain untuk Bulan Mei dan Juni. Ia berharap PSSI juga memikirkan subsidi kepada klub untuk membayar gaji pemain.

"Bagi klub harus memikirkan penggajian pemain untuk bulan Mei dan Juni nanti. Sementara subsidi hanya tahap pertama. Artinya pengurus memikirkan gaji pemain untuk bulan Mei ini harus segera kita bayar kan," pungkasnya.

(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved