Breaking News:

Bank Sumut Proses Relaksasi Kredit Sebesar Rp 1,3 Triliun Bagi Nasabah Terdampak Covid-19

Bank Sumut saat ini sedang memproses relaksasi kredit bagi nasabah debitur yang usahanya terkena dampak Covid 19.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Direktur Utama PT Bank Sumut Muchammad Budi Utomo dalam pertemuan dengan wartawan di kantor Bank Sumut, Jumat (8/5/2020). Bank Sumut saat ini sedang memproses relaksasi kredit bagi nasabah debitur yang usahanya terkena dampak Covid 19. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Sumut saat ini sedang memproses relaksasi kredit bagi nasabah debitur yang usahanya terkena dampak Covid 19.

Jumlah debitur yang dalam proses relaksasi kredit sebanyak 7.909 Account dengan nilai sebesar Rp 1,3 triliun.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Bank Sumut Muchammad Budi Utomo dalam pertemuan dengan wartawan di kantor Bank Sumut, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan semua debitur merupakan UMKM dengan pinjaman di bawah Rp 10 miliar.

"Mayoritas di Bank Sumut maksimal Rp 500 juta. Tapi perlu diingat bahwa restrukturisasi ini bukannya penghapusan kredit, jangan sampai ada presepsi tidak perlu lagi bayar. Nantinya kita lihat kondisi tiga bulan ini, jika situasi belum membaik diperlukan modal kerja, kita akan bantu," katanya.

Ia mengatakan seluruh UMKM yang mendapat relaksasi ini tersebar di seluruh Sumut. Dari tiga wilayah koordinator Bank Sumut, yakni Medan, Padangsidempuan, dan Siantar jumlahnya hampir sama.

"Sekitar 40 persennya ada Medan. Untuk pemberian relaksasi ini yang diutamakan sesuai dengan program pemerintah adalah sektor perdagangan, perhotelan, pertanian. Saat ini paling banyak di perdagangan, ada juga perhotelan yang sudah mengajukan," katanya.

Dari sisi kinerja, Budi mengatakan Bank Sumut masih mencatatkan kinerja positip. Ia mengatakan per Maret 2020 tercatat asset Bank Sumut Rp 33,8 triliun, Dana Pihak Ketiga Rp 27,3 triliun, dan kredit sebesar Rp 23,7 triliun.

"Adapun laba bersih Bank Sumut sebesar Rp 137,2 miliar atau mencapai 104,46% dari target yang direncanakan per Maret 2020. Kita masih tumbuh, ini adalah awal yang bagus bagi kita. Jika tak ada halangan akhir tahun bisa lebih besar dari pencapaian tahun lalu," pungkasnya.

(sep/tri bun-medan)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved