Kagum Terhadap Boaz Solossa, Eks Pemain PSMS Donny Siregar Pilih Jaga Pemain Asing Saat Bertanding

Mantan pemain PSMS Medan, Donny Fernando Siregar mendapuk nama Boaz Solossa sebagai sosok pemain yang dia kagumi.

dok tribun medan
Donny F Siregar 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan pemain PSMS Medan, Donny Fernando Siregar mendapuk nama Boaz Solossa sebagai sosok pemain yang dia kagumi.

Lelaki asal Balige, Sumatera Utara, ini menempatkan nama kapten Persipura tersebut sebagai pemain terhebat yang ada di Indonesia saat ini.

Donny yang kini menjadi pelatih berlisensi B AFC ini menilai Boaz pemain yang cerdas. Selain memiliki skill dan kecepatan, Donny kagum dengan mentalnya.

"Boaz itu pemain yang cerdas juga cepat tentunya. Dia juga punya mental yang bagus baik di level timnas maupun klub. Pribadinya kalem dan tidak meledak-ledak. Jarang pemain bola Indonesia bermental seperti itu," kata pemain yang pernah jadi Kapten PSMS pada ISC B 2016 silam, Sabtu (9/5/2020).

Ia menilai harusnya karier sepak bola Boaz tak panjang. Lantaran sempat mengalami cedera parah patah kaki. Namun, dua kali cedera parah nyatanya tak menghambat performa Boaz.

Padahal cedera yang dia alami saat Piala AFF 2004 dan jelang Piala Asia 2007 merupakan cedera yang sangat serius.

Tapi, hingga kini ia masih aktif bermain di Persipura. Itu juga yang membuat seorang Donny Siregar mengacungi jempol buat semangatnya.

"Dua kali cedera parah tapi tetap bisa kembali ke performa terbaiknya. Biasanya pemain yang pernah alami cedera itu trauma cukup besar juga, tapi dia mampu melewatinya itu," bebernya.

Donny yang kini menjadi asisten pelatih tim sepak bola Sumut untuk PON pun mengakui kalau mengawal pergerakan Boaz sangat susah.

Ia beberapa kali pernah menjadi lawan Boaz.

Selama bertarung menghadapi tim yang diperkuat Boaz, Donny merasa kesulitan.

Bahkan ia menyebut lebih baik menjaga pergerakan pemain asing ketimbang pemain asli Papua itu.

"Saat Persijap lawan Persipura. Dia (Boaz) itu pemain yang sulit untuk dijaga, karena skill-nya di atas rata-rata, Dua pemain pun yang jaga tetap juga kesulitan bg. Mending jaga pemain asing, skillnya masih bisa ditebak, kalau Boaz ini beda," tutup Donny F Siregar.

(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved