Breaking News:

Ramadhan 2020

Minuman Cha Khas India, Primadona Kuliner Buka Puasa Khas Masjid Jamik Kebun Bunga

minuman Cha khas India sudah lama ada di masjid Jamik dan memiliki ciri khas minuman yang unik yang menjadi primadona di masjid ini.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
PEMBAGIANminuman Cha pada masyarakat selama jelang Ramadan di Masjid Jamik Kebun Bunga, Sabtu (9/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pada bulan Ramadan, biasanya setiap masjid menyediakan menu berbuka khas masjid atau daerah tersebut.

Seperti Masjid Raya Al-Mashun yang memiliki ciri khas bubur pedas, adapula Masjid Jamik Kebun Bunga yang menyajikan menu khas India yaitu Minuman Cha.

Masjid yang terletak di Jalan Taruma, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah ini setiap hari pada bulan Ramadan menyajikan menu khas India untuk berbuka puasa, diantaranya adalah minuman Cha yang selalu diburu oleh masyarakat jelang waktu berbuka.

Ketua Pelaksana Buka Puasa Masjid Jamik, Hilal mengungkapkan bahwa minuman Cha ini begitu khas dengan mencampurkan susu beserta rempah-rempah.

"Minuman Cha khas India ini merupakan campuran antara susu, teh, dan rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh yang kita aduk menjadi satu sehingga jadilah minuman ini," ungkap Hilal, Sabtu (9/5/2020).

Hilal menuturkan bahwa minuman Cha khas India ini sudah lama ada di masjid Jamik dan memiliki ciri khas minuman yang unik yang menjadi primadona di masjid ini dengan menggunakan bubuk teh.

"Minuman Cha ini sudah lama sekali hadir di sini. Cha ini hampir sama seperti bandrek, cuma kalau bandrek ini lebih banyak jahe kalau Cha ini kita prioritaskan menggunakan bubuk teh. Kalau dibilang teh tarik ini hampir sama, cuman dengan rempah yang lebih sedikit dari Cha," tutur Hilal.

Hilal menjelaskan bahwa dulunya minuman Cha ini menggunakan susu sapi asli namun dikarenakan keadaan yang berbeda sehingga saat ini Cha menggunakan susu kaleng dengan proses pembuatan selama satu jam.

Dalam satu hari, Hilal mengungkapkan bahwa Masjid Jamik Kebun Bunga setiap harinya dapat menghasilkan puluhan liter untuk jamaah yang berbuka puasa ataupun untuk masyarakat sekitar.

"Wah banyak. Satu hari bisa kita bisa menghasilkan 25 sampai 30 liter perharinya. Kita buat setiap harinya mulai dari puasa pertama hingga hari terakhir di bulan Ramadan," ujar Hilal.

Ada Paket Ramadan Spesial di Harper Wahid Hasyim Medan, Ikan Sambal Tuk-tuk dan Ayam Steak Mushroom

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved