Penghapusan Uang Transportasi, Begini Respons Atlet Angkat Berat

KONI Sumut melakukan penghapusan uang transportasi bagi para atlet yang lolos Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada 2021

TRIBUN MEDAN/HO
ATLET angkat berat, Teguh Imam Santoso. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Adanya evaluasi dari KONI Sumut yang melakukan penghapusan uang transportasi bagi para atlet yang lolos Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada 2021, mendapat tanggapan dari para atlet.

Atlet angkat berat Teguh Imam Santoso mengatakan, secara pribadi penghapusan itu tidak masalah.

Ia memaklumi keputusan itu dilatari pelaksanan PON diundur menjadi tahun 2021 akibat virus Corona (Covid-19).

"Lagian, kami juga sudah dianjurkan KONI Sumut untuk melakukan latihan secara mandiri di rumah, jadi kami tidak perlu lagi ke tempat latihan," katanya, Sabtu (9/5/2020).

Pria yang akrab disapa Teguh ini mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah pemotongan uang saku karena uang transpor.

Informasi yang ia terima, besaran pemotongan sekitar 25 persen.

"Tapi belum pasti juga. Karena belum cair terkait ada penghapusan uang transpor. Paling akhir bulan nantilah bang baru tahu," ujarnya.

Maka dari itu, Teguh berharap, pandemi ini segera berlalu dan aktivitas kembali normal seperti biasa.

"Soalnya udah susah kali kita bang. Mau apa-apa susah. Keluar rumah saja sekarang harus pakai masker. Kalau tidak, KTP kita ditahan," katanya seraya menyatakan dirinya memaklumi apa yang menjadi keputusan KONI Sumut.

(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved